DetikNews
Minggu 23 September 2018, 11:11 WIB

Di Brebes, Deklarasi Kampanye Damai Dengan Senam Bersama

Imam Suripto - detikNews
Di Brebes, Deklarasi Kampanye Damai Dengan Senam Bersama Foto: Imam Suripto/detikcom
Brebes - Memasuki hari pertama dimulainya tahapan kampanye, Polres dan KPU Brebes, Jawa Tengah, menggelar deklarasi kampanye damai. Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Acara deklarasi didahului dengan senam masal di areal pasar tiban Saporete kompleks Islamic Center. Ratusan warga yang sedang berbelanja juga diajak untuk mendukung kampanye damai selama tahapan pemilu.

Usai berolahraga bareng, sejumlah perwakilan partai peserta pemilu membacakan ikrar bersama. Pembacaan ikrar ini disaksikan Bupati Brebes, Idza Priyanti, Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto, Ketua KPU, Muamar Riza Pahlevi dan undangan lainnya. Dalam ikrar ini, mereka sepakat menjaga suasana damai selama masa kampanye. Poin lain yang diikrarkan adalah menolak segala bentuk kampanye hitam dan hoax.

Sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan suasana damai selama pemilu, para peserta dan masyarakat yang hadir membubuhkan tanda tangan dalan papan putih.

Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto mengemukakan, acara deklarasi ini sengaja melibatkan seluruh elemen masyarakat yang ada. Tujuannya adalah agar warga masyarakat ikut aktif menciptakan suasana kondusif selama kampanye sampai dengan paska pencoblosan.

"Tugas menjaga keamanan bukan hanya Polisi dan partai peserta pemilu, namun juga seluruh warga Brebes. Dengan mensosialisasikan kampanye damai maka warga sudah ikut menjaga keamanan," katanya.

Setelah ikrar damai ini, Bupati Brebes, Idza Priyanti meminta kepada warga agar tetap menjaga persatuan meski pilihan politik berbeda. Jangan mudah termakan berita bohong dan kampanye hitam.

"Kami imbau warga supaya jangan mudah terprovokasi berita bohong dan kampanye hitam. Jangan mau diadu-domba gara gara beda pilihan," tegas Bupati.

Sementara Ketua KPU Brebes, Muamar Riza Pahlevi meminta agar partai peserta pemilu mematuhi peraturan yang ada. Partai diminta melaporkan semua kegiatan kampanye baik mulai dari rencana kegiatan sampai pelaksanaannya. Setiap calon peserta pemilu juga harus fair dalam menjaring suara pemilih.

"Silakan adu program dan ide untuk menarik pemilih. Sampaikan kepada pemilih semua gagasan agar mereka bisa yakin dalam menentukan pilihan. Jangan justru ikut sebarkan hoax dan gunakan kampanye hitam," tandas dia.


Simak Juga 'Akrabnya Jokowi dan Prabowo Jelang Deklarasi Kampanye Damai':

[Gambas:Video 20detik]


(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed