DetikNews
Jumat 21 September 2018, 12:41 WIB

RSUD Purworejo Tagih BPJS Segera Bayar Tunggakan Rp 26,4 M

Rinto Heksantoro - detikNews
RSUD Purworejo Tagih BPJS Segera Bayar Tunggakan Rp 26,4 M RSUD Purworejo (Foto: Rinto Heksantoro)
purworejo - BPJS Kesehatan masih nunggak Rp 26,4 miliar ke RSUD dr Tjitrowardjojo Purworejo. Pihak rumah sakit meminta agar BPJS segera melunasinya agar pelayanan berjalan dengan maksimal.

Plt Direktur RS dr Tjitro Wardjojo, drg Nancy Megawati, mengatakan tunggakan tersebut terjadi selama 3 bulan sejak Juni hingga Agustus 2018. Sedangkan untuk bulan September belum diajukan karena harus menunggu hingga akhir bulan nanti.

"Rata-rata per bulan jumlahnya Rp 8 miliar, jadi totalnya dikalikan 3 bulan jumlanya ada 24 miliar," kata nancy ketika ditemui detikcom, Jumat (21/9/2018).


Nancy menambahkan, tidak hanya klaim sejumlah 24 milyar yang belum dibayarkan, namun BPJS juga masih ada kekurangan lain sejumlah 2,4 miliar yang masih dipending. "Bulan sebelumnya juga masih ada yang dipending sekitar 2,4 miliar," imbuhnya.
RSUD Purworejo Tagih BPJS Segera Bayar Tunggakan Rp 26,5 M(Foto: Rinto Heksantoro)

Pihak rumah sakit meminta BPJS segera membayar kekurangan tersebut agar pelayanan bisa berjalan dengan maksimal. Selama ini, untuk pelayanan termasuk kebutuhan obat dan operasional pasien BPJS diambil dari talangan dana rumah sakit.

"Bulan-bulan sebelumnya saya juga sampai datang sendiri ke kantor BPJS. Bikin surat ke pusat juga pernah. Ini kan untuk kepentingan masyarakat juga, saya meminta agar tunggakan tersebut segera dibayarkan agar pelayanan bisa maksimal," lanjut Nancy.


Selain itu, pihak rumah sakit juga menyayangkan kebijakan BPJS terkait sistem rujukan berjenjang yang dirasa sangat merepotkan pasien. Bahkan, dengan adanya kebijakan tersebut, pasien BPJS jadi jauh berkurang.

"Saya harap BPJS menggunakan kebijakan sesuai dengan Permenkes tentang sistem rujukan yang lebih ringkas. Pasien BPJS yang kami layani per bulan jumlahnya sekitar 13.000 pasien dan sejak ada sistem berjenjang yang baru kini jumlahnya jauh berkurang," pungkasnya.



Tonton juga 'Duh! Pak Anies Kerepotan BPJS Nunggak ke RSUD di Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]


(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed