Begini Modus Bisnis Air Zamzam Palsu Beromzet Rp 1,8 M di Batang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 08 Agu 2018 13:22 WIB
Penampakan air zamzam palsu yang diungkap Polda Jateng. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Polda Jateng membongkar bisnis air zamzam palsu beromzet Rp 1,8 miliar di Batang, Jawa Tengah. Seperti apa modus para pelaku?

"Modusnya dia membeli air isi ulang di dalam galon kemudian dipindahkan ke berbagai kemasan. Ada galon 10 liter, jeriken 5 liter, 1 liter, dan botol 330 mililiter," ujar Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat jumpa pers di kantor Dit Reskrimsus Polda Jateng, Jalan Sukun Raya Semarang, Rabu (8/8/2018).

Merek yang digunakan yaitu Al Lattul Water dengan wujud mirip kemasan air zamzam asli. Namun di merek buatan 2 tersangka itu tulisannya bukan aksara Arab, melainkan huruf alphabet yang dengan tampilan menyerupai aksara Arab.

"Ini merek buat sendiri. Label dan kemasan juga cetak sendiri. Jadi masyarakat hati-hati dengan merek Al Lattul Water ini," tegasnya.


Peredaran zamzam palsu itu ada di Bandung dengan target toko oleh-oleh dan perlengkapan haji. Condro menjelaskan, para pemilik toko itu merupakan korban dan produk yang sudah beredar akan ditarik.

"Peredarannya di Jawa Barat, baik di travel maupun toko-toko yang menyediakan alat-alat haji," jelasnya.

Dua pelaku tersebut sudah menjalankan aksinya sejak bulan Oktober 2017. Sejak saat itu mereka sudah melakukan pengiriman sebanyak 30 kali dan masing-masing pengiriman terdiri dari 200 kardus. Satu kardus berisi zamzam palsu dijual Rp 300 ribu.

"Omzet penjualan dari Oktober 2017 sampai dengan Juli 2018 berjumlah Rp 1,8 miliar," ungkap Condro.




Tonton juga 'Unik! Es Krim Ini Dibuat dari Air Zamzam':

[Gambas:Video 20detik]



Begini Modus Bisnis Air Zamzam Palsu Beromzet Rp 1,8 M di Batang
(alg/sip)