DetikNews
Jumat 22 Juni 2018, 14:13 WIB

Survei PDIP: Ganjar-Yasin Raih 74,5% Suara di Pilgub Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Survei PDIP: Ganjar-Yasin Raih 74,5% Suara di Pilgub Jateng Bambang Wuryanto (Foto: Agung Pambudhy)
Semarang - PDI Perjuangan sudah memprediksi kemenangan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin pada Pemilihan Gubernur 2018. Hal itu diyakinkan dengan survei internal partai yang menunjukkan elektabilitas Ganjar-Yasin yang terus naik.

Survei harian dilakukan tim DPD PDIP Jawa Tengah. Dari hasil survei tanggal 19 dan tanggal 20 Juni 2018 elektabilitas Ganjar-Yasin naik, sedangkan pasangan Sudirman-Ida tidak berubah.

Metodologi survei yang dilakukan adalah dengan teknik multistage random sampling dengan 700 responden. Penarikan sample dilakukan secara acak dan proporsional. Margin of error sebesar ± 3,8 persen dengan selang kepercayaan 95 persen.

"Penarikan sample dilakukan secara acak dan proporsional berdasarkan frame database responden di tiga survei terakhir," kata Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto atau akrab disapa Bambang Pacul kepada wartawan, Jumat (22/6/2018).


Pada hasil survei internal PDIP tanggal 19 Juni 2018 elektabilitas Ganjar-Yasin ada di angka 65,5 persen, kemudian Sudirman-Ida 22,8 persen, dan ada 11,7 persen responden belum memutuskan atau rahasia.

Sedangkan pada survei tanggal 20 Juni 2018 elektabilitas Ganjar-Yasin naik menjadi 66,4 persen, sedangkan Sudirman-Ida masih sama 22,8 persen. Responden yang belum memutuskan atau rahasia menjadi 10,8 persen.


Bambang Pacul menjelaskan pihaknya juga melakukan simulasi tingkat elektabilitas. Dalam simulasi itu suara pemilih yang belum memutuskan dan rahasia terdistribusi normal.

Hasilnya, Ganjar-Yasin meraih 74,5 persen suara dan Sudirman-Ida 25,5 persen. Dengan tren naiknya elektabilitas dan hasil simulasi itu, menurut Bambang Pacul, merupakan prediksi hasil Pilgub 27 Juni mendatang.

"Kalau trennya seperti ini dan tidak ada aksi yang cukup signifikan maka prediksi hasil akhir pilgub kira-kira di angka tersebut," pungkas Bambang.

Ia menegaskan hasil survei harian tersebut merupakan early warning system sehingga kekekuatan di lapangan bisa langsung diantisipasi.
(alg/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed