DetikNews
Kamis 21 Juni 2018, 16:21 WIB

Libur Lebaran Usai, Samsat Kudus Diserbu Pemilik Kendaraan

Akrom Hazami - detikNews
Libur Lebaran Usai, Samsat Kudus Diserbu Pemilik Kendaraan Suasana kantor Samsat Kudus hari ini. Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Ribuan wajib pajak kendaraan memadati kantor pelayanan Samsat Kudus, pada hari pertama kerja pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri hari ini.

Kepala Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Kudus Wibowo mengatakan, saat usai Lebaran, terjadi peningkatan wajib pajak di kantor Samsat Kudus.

"Saat seperti sekarang, jumlah wajib pajak yang memadati ada lebih dari 2000 orang per hari," kata Wibowo ditemui di kantornya.

Menurutnya, jumlah itu meningkat dibanding hari biasa yang hanya mencapai sekitar 1.000 orang per hari. Sedangkan untuk mengatasi antrean panjang, pihak Samsat pun membagi pelayanan di dua tempat. Yakni di kantor Samsat bagian barat dan bagian timur.

"Tambahannya kantor bagian timur. Yaitu untuk wajib pajak seperti ibu hamil, ibu menyusui, lansia, atau sejenisnya. Sedangkan gedung bagian barat untuk mereka yang muda, yang hingga bapak-bapak," bebernya lebih lanjut.

Sejauh ini, kata Wibowo, untuk memaksimalkan pelayanan juga, pihaknya memanfaatkan empat Samsat yang ada. Yaitu, Samsat Induk, Samsat Keliling 2 unit, dan Samsat Siaga 1 unit. Untuk Samsat Keliling setiap hari berada di seluruh kecamatan yang ada di Kudus. Kecuali di Kecamatan Bae, Kota, dan Mejobo.

"Di tiga kecamatan yang dilewati Samsat Keliling yaitu Bae, Mejobo dan Kota karena pertimbangannya mereka lebih dekat dengan Samsat Induk dibanding kecamatan lainmya," tambahnya.

Dikatakan Wibowo, sebagian besar pembayaran pajak kendaraan hari ini adalah mereka yang telah melampaui batas akhir masa berlakunya.

Satu di antara wajib pajak yang ikut dalam antrean adalah Anif Fahrurozi. Warga dari Desa Peganjaran, Kecamatan Bae mengaku memang memanfaatkan hari pertama usai libur Lebaran untuk membayar pajak kendaraan.

"Kebetulan nomor kendaraan saya sudah habis. Makanya hari ini nomor kendaraan diperpanjang (masa berlakunya)," kata Anif.

Indra Cahya, wajib pajak kendaraan lain mengatakan, dirinya memanfaatkan waktu selama pulang kampung untuk memperpanjang nomor kendaraan.

"Karena besok harus kembali ke perantauan di Yogya. Saya kuliah di sana," kata warga Desa Tenggeles, Mejobo, ini.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed