DetikNews
Selasa 05 Juni 2018, 16:05 WIB

Ada Kepala Dinas dan Camat di Magelang Lakukan Pelanggaran Pemilu

Pertiwi - detikNews
Ada Kepala Dinas dan Camat di Magelang Lakukan Pelanggaran Pemilu Foto: Ilustrasi oleh Zaki Alfarabi
Magelang - Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Magelang, Asfuri, tertangkap tangan melakukan pelanggaran pemilu. Dirinya bersama dengan Camat Secang, Kabupaten Magelang, Iwan Agus Susilo diketahui hadir dalam kampanye tatap muka pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1, Zaenal Arifin-Edi Cahyana.

"Keduanya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) terindikasi tidak netral dan terbukti melakukan pelanggaran," jelas Kordiv Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Magelang, Fauzan Rofiqun, di kantor Panwaskab, Selasa (5/6/2018).

Dalam klarifikasi yang dilakukan oleh Panwaskab Magelang, kata Fauzan, keduanya sempat mengelak dan membantah ikut serta dalam kampanye tatap muka yang berlangsung di Pasar Secang, bulan Mei kemarin.

"Mereka mengaku hadir di pasar dalam rangka memantau kondisi dan tidak sengaja bertemu paslon nomor urut 1. Tapi pengakuan ini berbeda dengan keterangan saksi Panwascam Secang yang telah mendokumentasikan bukti berupa foto dan video," ungkap Fauzan.

Dalam bukti foto dan video, keduanya diketahui ikut serta saat Calon Bupati Magelang nomor urut satu menyapa pedagang.

Menurut Fauzan, keduanya melanggar ketentuan Pasal 4 huruf (d), Pasal 5 ayat (2) huruf (d), (e), (h), (k) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Setiap ASN wajib menjalankan tugas secara profesional, tidak berpihak, bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik. Mereka juga dilarang memberikan dukungan kepada calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, dengan cara terlibat dalam kegiatan kampanye dukungan," urainya.

Kordiv Organisasi dan SDM Panwaskab Magelang, Sumarni Aini Chabibah, mengatakan pihaknya saat ini telah memberikan rekomendasi kepada Bupati Magelang selaku Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah agar memberikan sanksi dan pembinaan kepada terlapor.

"Kami berharap kasus ini memberikan efek jera sehingga tidak ada ASN lain yang melakukan pelanggaran. Jika masih ada ASN yang tidak netral Panwas pasti akan melakukan penindakan pelanggaran," katanya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed