DetikNews
Jumat 27 April 2018, 06:05 WIB

Jalan Slamet Riyadi Solo Ditutup untuk Latihan Tari Pagi Ini

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jalan Slamet Riyadi Solo Ditutup untuk Latihan Tari Pagi Ini Latihan Tari Gambyong kolosal di Stadion Sriwedari. Foto: Dok Pemkot Surakarta
Solo - Jalan Slamet Riyadi, Solo akan ditutup selama satu jam mulai pukul 08.00 sampai 09.00 WIB pagi ini. Penutupan jalan dilakukan untuk geladi bersih peringatan hari tari dunia.

Jalan yang ditutup, yakni mulai dari simpang empat Ngapeman hingga Bundaran Gladag. Untuk menghindari kemacetan, masyarakat diharapkan menggunakan jalur lain.

"Memang kami pilih jam tersebut karena anak sekolah sudah masuk, orang kerja juga sudah masuk. Kami perkirakan sudah tidak macet," kata Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Surakarta, Ari Wibowo, Kamis (26/4/2018).

Adapun hari tari dunia di Solo diperingati dengan acara Solo Menari. Acara tersebut menyajikan pentas Tari Gambyong Pareanom secara kolosal di Jalan Slamet Riyadi, mulai simpang empat Ngapeman hingga Bundaran Gladag.

Total sebanyak 5.000 penari terlibat dalam pementasan pada 29 April 2018 nanti. Peserta merupakan para generasi muda dari siswi SMP, SMA dan sanggar tari.

Kabid Kesenian, Sejarah, dan Sastar Dinas Kebudayaan Kota Solo, Maretha Dinar, menjelaskan bahwa tari gambyong salah satu tari yang sering dipentaskan. Biasanya tarian itu digunakan untuk menerima tamu.

Dia mengaku sengaja menggandeng generasi muda agar ikut berkontribusi menjaga budaya Jawa. Apalagi, Tari Gambyong berasal dari Solo.

"Tari Gambyong ini merupakan tarian klasik yang berawal mula dari Solo. Maka harus kita jaga dengan baik," kata Maretha.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed