DetikNews
Selasa 20 Maret 2018, 17:26 WIB

Seorang Pria Meninggal di Kamar Mandi Gereja di Bantul

Usman Hadi - detikNews
Seorang Pria Meninggal di Kamar Mandi Gereja di Bantul Foto: Usman Hadi/detikcom
Bantul - Hidayat Gunawan (60), warga Sleman, DIY, ditemukan meninggal di kamar mandi Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Bambanglipuro, Bantul. Korban diduga meninggal karena serangan jantung.

Kanit Reskrim Polsek Bambanglipuro, Iptu Wahyu Tri Handoko menjelaskan, yang pertama kali menemukan korban adalah petugas kebersihan gereja. Pada mulanya petugas menaruh curiga karena keran salah satu kamar mandi menyala.

Petugas kebersihan gereja semakin curiga karena orang yang berada di kamar mandi tersebut tidak kunjung keluar. Sementara pintu kamar mandi terkunci dari dalam. Untuk memastikan keadaan, lalu petugas mencoba mengecek kamar mandi tersebut.

"Jadi awalnya sekitar jam 12.00 WIB ada laporan dari salah petugas kebersihan gereja bahwa di toilet kamar mandi pria ada yang mandi dengan menghidupkan air namun tidak kunjung selesai," jelas Wahyu saat dihubungi wartawan, Selasa (20/3/2018).

"Selanjutnya sama petugas dicek dan diketuk pintu kamar mandinya. Ternyata terdengar jawaban 'ya saya mandi'. Tapi petugas tidak tahu jawaban itu dari mana karena di kamar mandi sebelahnya juga ada orang yang sedang mandi," lanjutnya.

Kemudian, petugas kebersihan gereja mendatangi Pos Satpam Gereja HKTY Ganjuran. Di pos satpam ini petugas berusaha mengecek CCTV, namun tidak ada petunjuk apapun terkait siapa yang berada di kamar mandi tersebut.

"Nah, baru sekitar jam 12.30 WIB petugas kebersihan gereja mengecek kamar mandi lagi. Awalnya petugas mengetuk pintu, tetapi karena tidak ada jawaban petugas kebersihan itu mengajak temannya mengecek lewat tangga," paparnya.

Saat dicek dengan tangga itulah baru diketahui bahwa terdapat seseorang yang tergeletak di dalam kamar mandi. Mengetahui hal itu, mereka langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bambanglipuro, Kabupaten Bantul.

"Setelah kami cek tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Kalau hasil pemeriksaan dokter dugaan sementara korban meninggal karena serangan jantung. Sekarang jenazah korban dititipkan di RS Elisabeth Ganjuran," pungkas dia.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed