DetikNews
Senin 19 Februari 2018, 18:25 WIB

Mbah Moen Berharap Ganjar-Yasin Jadikan Teladan di Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Mbah Moen Berharap Ganjar-Yasin Jadikan Teladan di Jateng Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Ulama kharimatik, KH Maimoen Zubaer sekaligus pendiri PPP mengatakan Gubernur dan Wakil Gubernur Ganjar-Yasin bisa menjadi teladan daerah yang menunjukkan unsur nasionalis-relijius yang tidak terpisahkan.

Mbah Moen mengungkapkan hal tersebut saat memberikan sambutan di rapat koordinasi wilayah PPP Jateng untuk pemenangan Ganjar-Yasin di Hotel Semesta, Semarang.

"Ganjar dan anak saya (Taj Yasin) Insya Allah menjadi pemimpin yang kita harapkan. Nasionalis-relijius tidak bisa dipisahkan dari cara membangun negara," kata Mbah Moen, Senin (19/2/2018).

Ganjar-Yasin, lanjut Mbah Moen, semestinya bisa menjadi tauladan bagi daerah lain. Salah satu faktornya yaitu kepemimpinan Ganjar selama 5 tahun di Jawa Tengah yang menjadi percontohan gerakan nasional.

"Waktunya kita mengembalikan Jawa Tengah menjadi teladan daerah lain," pungkas Mbah Moen.

Sementara itu Ketua Umum DPP PPP, Romahurmuzy alias Romy mengatakan PPP sangat berpengalaman terkait koalisi agar tercipta unsur nasionalis-relijius. Sejak zaman orde baru dan reformasi, PPP juga sudah berkoalisi dengan PDIP.

"Dari dulu, unsur agama dan nasionalis ini selalu jadi partner. PPP punya pengalaman koalisi mega bintang dengan PDI sebelum pakai P. Dan ada koalisi Mega-Hamzah juga dengan PDIP," kata Romy.

Oleh sebab itu pemenangan pasangan Ganjar-Yasin harus maksimal karena ada kader PPP yaitu Taj Yasin yang maju. Selain itu menurut Romy ada pertanda PPP akan menang tidak hanya di Jawa Tengah, namun juga Jawa Barat dan Jawa Timur.

"Alhamdulillah semua pasangan Pilgub di pulau Jawa dapat nomor urut 1. Semoga ini pertanda," ujarnya.
(alg/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed