DetikNews
Senin 19 Februari 2018, 09:48 WIB

Pantura Demak Macet Tergenang Rob, Jalur Alternatif Padat Merayap

Wikha Setiawan - detikNews
Pantura Demak Macet Tergenang Rob, Jalur Alternatif Padat Merayap Pantura Demak macet akibat rob (Foto: Wikha Setiawan/detikcom)
Demak - Kemacetan panjang terjadi di Pantura Demak ke arah Semarang, pagi ini. Akibat rob yang menggenang di perbatasan Sayung (Demak) dan Genuk (Kota Semarang), kendaraan mengular hingga lebih dari 4 kilometer.

Kondisi tersebut membuat sejumlah pengguna jalan yang hendak menuju ke Semarang memilih jalur alternatif. Diantaranya Karangtengah-Guntur-Karangawen dan Onggorawe-Mranggen.

Jalur alternatif itu pun akhirnya mengalami kepadatan arus lalu lintas. Hal itu karena ruas jalan yang sempit harus dilintasi kendaraan roda empat dari dua arah. Di jalur alternatif, terutama di tiap perempatan jalan dibantu warga setenpat untuk mengatur lalu lintas.

Pantura Demak Macet Tergenang Rob, Jalur Alternatif Padat Merayap Jalur alternatif Onggorawe-Mranggen padat merayap (Foto: Wikha Setiawan/detikcom)

Ari Widodo (37), seorang guru asal Karangtengah, menuturkan bahwa jarak tempuh dari rumahnya ke Sayung membutuhkan waktu satu jam lebih. Padahal kondisi normal hanya membutuhkan 10-15 menit. "Mau ke Sayung saja satu jam lebih karena macetnya panjang dan padat," ujarnya kepada detikcom, Senin (19/2/2018).

Kasatlantas Polres Demak, AKP Christian Chrisye Lolowang, menyampaikan bahwa kemacetan diakibatkan jalan pantura digenangi rob.

"Masih bisa dilintasi namun harus berhati-hati. Untuk itu kami mengimbau supaya bisa beralih ke jalur alternatif. Selain itu, kami sudah menempatkan petugas untuk mengatur arus lalu lintas. Ini hari senin, jadi lalu lintas padat," tandas dia.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed