DetikNews
Senin 22 Januari 2018, 10:52 WIB

Tersesat Saat Penelitian, 2 Mahasiswa Bermalam di Hutan Pekalongan

Robby Bernardi - detikNews
Tersesat Saat Penelitian, 2 Mahasiswa Bermalam di Hutan Pekalongan Dua mahasiswa Undip yang tersesat di hutan Pekalongan (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Kabupaten Pekalongan -

Dua orang mahasiswa dari Fakultas Geologi Undip Semarang, terpisah dari 8 anggota tim penelitian di Pekalongan. Sempat kehilangan kontak, keduanya bermalam di dalam hutan karena kesulitan mencari jalan keluar saat malam.

Dua mahasiswa tersebut adalah Senia Rahayu (20) asal Pati dan Andika (20) asal Padang. Keduanya hilang kontak sejak Minggu malam dan Senin (22/01/2018) pagi ditemukan di hutan Pedagung, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

Kepala BPBD Pekalongan, Bambang Sudjatmiko, menjelaskan kedua mahasiswa tersebut tergabung dalam tim yang mengadakan kegiatan pemetaan geologi di wilayah hutan perbatasan Linggoasri, bersama 8 orang teman lainnya. Mereka melakukan penelitian batuan longsor di daerah Gunung Lumping, dengan rute Bedagung-Brengkolang-Gutomo.

"Diketahui hilang kontak, awalnya korban kirim pesan singkat ke temannya minta tolong karena tersesat di tengah hutan perbatasan Linggoasri," Kata Bambang.

Pesan singkat tersebut, menurut Bambang, dikirim masih sekitar pukul 16.54 WIB. "Namun saat dihubungi kembali, ponsel korban sudah tidak aktif pada pukul 18.00 WIB," jelasnya.

Dari laporan tersebut, langsung dilakukan koordinasi dengan Polsek, Koramil, BPBD, PMI Pekalongan dan Perhutani. Kemudian langsung diadakan pencarian di lokasi untuk menyisir hutan.

"Namun pencarian selama semalam, belum membuahkan hasil. Korban belum diketemukan," kata Bambang.

Dua korban bersama tim pencari dan teman-temannya (Foto: Robby Bernardi/detikcom)

Kedua korban akhirnya ditemukan oleh warga di sekitar pinggiran hutan. Diketahui keduanya sempat bermalam di sebuah gubuk kosong, di dekat areal persawahan di lembah, masuk di kawasan Paninggaran.

"Saat ini sudah dilakukan evakuasi dan akan langsung dibawa ke rumah sakit untuk melakukan cek kesehatan lebih lanjut," jelas Bambang.

Babinsa Pedagung, Sertu Arsyad Bolong, menambahkan bahwa kunci diketemukannya dua mahasiswa tersebut adalah komunikasi yang dilakukan korban dengan teman-temanya pada Senin pagi tadi.

"HP salah satu korban aktif pada pagi hari dan kirim pesan, isinya mengatakan bahwa masih berada di titik terakhir hilang. Langsung kita jemput," jelas Aryad menambahkan bahwa kedua mahasiswa itu ditemukan dalam kondisi sehat.


(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed