DetikNews
Rabu 17 Januari 2018, 13:45 WIB

Dear Pak Wali, Trotoar di Solo Ini Rusak dan Bahayakan Pejalan Kaki

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Dear Pak Wali, Trotoar di Solo Ini Rusak dan Bahayakan Pejalan Kaki Trotoar berlubang di Solo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Trotoar di Jalan Kapten Mulyadi, Kota Solo mengalami kerusakan yang membahayakan pejalan kaki. Seperti apa kondisinya?

Trotoar yang berada di kawasan pertokoan ini sering dilewati oleh pemotor bahkan tak jarang mobil parkir di sana.

Akibatnya, bagian samping trotoar menjadi berlubang. Sedangkan paving di bagian tengah trotoar sudah mulai pecah.

Pantauan detikcom, Rabu (17/1/2018) siang ini trotoar selebar dua meter itu membentuk lubang berukuran 50 cm x 60 cm. Dari lubang tersebut dapat terlihat aliran air di bawah trotoar. Sedangkan paving di bagian tengah trotoar tampak mulai pecah.

Juru parkir di lokasi tersebut, Juwok menceritakan trotoar tersebut sudah pernah diperbaiki namun kembali berlubang.

"Itu sudah 3 bulanan berlubang. Sering dipakai lewat kendaraan. Dulu saat ada pembangunan toko juga sering dipakai truk berhenti," ujarnya.

Trotoar berlubang di Solo.Trotoar berlubang di Solo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom


Menurutnya, lubang tersebut cukup berbahaya. Sebab, pada malam hari penerangan di lokasi tersebut tidak menyala.

"Lampunya mati. Dulu sudah pernah saya kasih tanda biar kelihatan. Soalnya pernah ada mobil terperosok," katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Surakarta, Endah Sitaresmi, mengatakan lokasi tersebut sudah masuk dalam agenda perbaikan trotoar tahun ini. Bulan ini, Pemkot Solo tengah melakukan lelang pekerjaan itu.

"Sudah masuk agenda pemeliharaan trotoar. Ini harus lewat lelang dulu, karena sekaligus pemeliharaan satu kota. Januari ini masuk lelang," ungkap Sita saat ditemui di kantor DPUPR.

Dia mengimbau agar pengendara kendaraan bermotor tidak lagi melintas di trotoar. Sebab trotoar dibangun untuk memenuhi hak pejalan kaki.

"Kesadaran masyarakat kita masih rendah, tidak menggunakan trotoar sesuai fungsinya, untuk parkir atau untuk jualan. Petugas kami kan terbatas, tidak mungkin menertibkan setiap hari. Harus ada kesadaran dari masyarakat," ucapnya.

Adapun selain pemeliharaan trotoar rusak, Pemkot Surakarta juga berencana membangun sejumlah trotoar di pintu masuk Kota Solo. Tahun ini, pihaknya akan mengerjakan trotoar batas Kota Solo di Banjarsari.

"Kita utamakan di batas kota dulu. Tahun ini kita lanjutkan di sebelah barat, Jalan Adi Soemarmo dan batas kota di Sekip. Di timur, Jalan Ir Juanda juga sudah mulai kita ukur," pungkasnya.
(sip/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed