DetikNews
Rabu 13 Desember 2017, 22:44 WIB

Pemkot: Belum Ditemukan Buku 'Ibu Kota Israel' di Kota Yogyakarta

Usman Hadi - detikNews
Pemkot: Belum Ditemukan Buku Ibu Kota Israel di Kota Yogyakarta Foto: Istimewa
Yogyakarta - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta hari ini telah memerintahkan pengawas sekolah mengecek ada tidaknya buku sekolah berisi Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Hasilnya belum ditemukan buku serupa di sekolah-sekolah di Kota Yogya.

"Sampai siang tadi belum ada laporan yang mengidentifikasi digunakannya buku tersebut di sekolah-sekolah negeri atau swasta di Kota Yogyakarta," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogya, Edy Heri Suasana saat dihubungi detikcom, Rabu (13/12/2017).

Edy menerangkan, buku-buku pelajaran sekolah di Yogya adalah buku yang digunakan sejak awal semester lalu. Semenjak awal semester sampai sekarang belum ditemukan isi materi buku yang menyebutkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Sementara terkait buku pelajaran yang beredar di sekolah, kata Edy, sudah ada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur. Bisa dipastikan buku pelajaran yang masuk ke sekolah sudah melalui pengawasan kementerian.

"Buku yang digunakan di sekolah haruslah sudah ber-SK dari Mendikbud atas rekomendasi dari BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Jadi buku yang belum ber-SK belum boleh digunakan di sekolah," lanjut Edy.

Sebagaimana diketahui, beredar kabar ada buku sekolah di dalamnya tertera Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Buku itu adalah buku pelajaran kelas 6 SD yang masuk Buku Sekolah Elektronik (BSE) tahun 2008.

Selain BSE, juga beredar kabar adanya buku cetak yang di dalamnya tertera Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Sementara Negara Palestina tidak ada nama ibu kota yang tertulis.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed