DetikNews
Rabu 13 Desember 2017, 17:51 WIB

Buku 'Ibu Kota Israel', Disdikbudpora Semarang Belum Terima Laporan

Eko Susanto - detikNews
Buku Ibu Kota Israel, Disdikbudpora Semarang Belum Terima Laporan Foto: Eko Susanto/detikcom
semarang - Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, belum menerima laporan terkait dengan isi buku IPS kelas VI yang menyebutkan ibu kota Israel di Yerusalem. Kendati demikian, Disdikbudpora akan membuat surat elektronik kepada masing-masing sekolah.

Kepala Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih mengatakan, belum ada yang melaporkan kepada dinas terkait isi Buku IPS kelas VI SD, tersebut. Pihaknya, mengetahui ada informasi tersebut baru tadi malam.

"Beberapa teman sudah menginformasikan berkaitan isi dengan Buku IPS kelas VI yang di situ menyebutkan bahwa Ibukota Israel adalah Yerusalem, itu kan," kata Dewi saat ditemui di kantornya Jalan Gatot Subroto No 20, Kompleks Perkantoran Sewakul, Ungaran, Rabu (13/12/2017).

Atas terbitan buku tersebut, kata dia, sudah ada surat dari Yudhistira. Kemudian, mereka meminta maaf karena mereka mengambil itu adalah dari internet dan mereka berjanji untuk merevisi untuk cetakan berikutnya.

"Oleh karena ini, kemungkinan di sekolah juga ada yang menggunakan buku Yudhistira. Kalau kita kan tidak tahu masing-masing sekolah punya kewenangan sendiri untuk menentukan buku apa yang mereka pergunakan. Kita dari dinas tidak pernah memerintahkan menggunakan penerbit A, tidak," ujarnya.

Atas adanya buku tersebut, Disdikbudpora akan membuat surat elektronik yang akan dikirim kepada masing-masing sekolah dasar perihal yang tercantum di Buku IPS terbitan Yudhistira tidak benar.

"Minggu ini surat kami kirimkan," katanya.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed