DetikNews
Senin 04 Desember 2017, 16:41 WIB

Warga Perbatasan Kabupaten Semarang Kesulitan Dapatkan Gas Elpiji

Eko Susanto - detikNews
Warga Perbatasan Kabupaten Semarang Kesulitan Dapatkan Gas Elpiji Foto: Eko Susanto/detikcom
semarang - Warga Tengaran, Kabupaten Semarang, yang berbatasan dengan Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 Kg. Kesulitan tersebut dirasakan sejak beberapa hari yang lalu.

Salah satu warga, Hana (42), yang tinggal di Kaliwaru, Tengaran, mengaku, sudah sejak 3 hari yang lalu kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji 3 Kg. Ia memiliki dua tabung selain untuk memasak, juga usaha membuat tahu bacem.

"Satu tabung untuk masak, satu untuk buat tahu bacem. Tahu bacem saya titip-titipkan. Ini gas sudah habis, nggak tahu besok pagi bisa masak atau nggak," ujar Hana saat ditemui, Senin (4/12/2017).

Hal senada diungkapkan Muin (59), warga Tengaran Kulon, Tengaran. Ia yang telah keliling hingga 10 pengecer untuk membeli satu tabung gas tidak mendapatkannya.

"Dari tadi saya keliling sudah 10 toko tidak dapat. Terus saya ke pangkalan, tapi juga tidak ada," ujarnya.

Ia mengaku, sudah mencari dari berbagai lokasi hingga Tengaran, tidak mendapatkannya. Dia juga sudah mendengar adanya rencana pengalihan menuju tabung 5 Kg.

"Kalau saya mencari di Salatiga nanti kesalahan karena tutup tabungnya berbeda," tuturnya seraya menyebut memiliki 5 tabung habis semua.

Salah seorang pengecer Toko Rachmat, Aziz Afandi (35), mengatakan, jumlah kiriman dari agen dikurangi. Pengurangan tersebut dialami sejak 2 bulan yang lalu.

"Sekarang kami hanya dapat 20 tabung tiap dua minggu sekali. Saat ini, kuantitasnya berkurang, frekuensi pengiriman juga berkurang," ujarnya.

Hal senada juga dialami karyawan Toko Galaxi Market di Sruwen, Tengaran, Dwi Yulianto (23).

"Kalau dapat pasokan 25 tabung dalam sehari langsung habis. Kiriman terakhir pada awal bulan lalu, tapi sampai sekarang belum dikirim. Tadi sudah ada tiga orang yang datang tanya gas," kata dia seraya membuat tulisan gas habis agar memudahkan konsumen yang mau beli, itu.

Sementara itu, pemilik pangkalan gas elpiji di Kaliwaru, Tengaran, Hartini (41), mengatakan, jatah kiriman dari agen di Ungaran tetap sama yakni 100 tabung. Adapun yang mengalami perubahan hanya jadwal hari pengiriman saja.

"Kalau dulu dikirim hari Senin, Rabu dan Sabtu, sekarang ini Selasa, Kamis serta Jumat. Terus kiriman terakhir, Kamis (30/12/2017), karena Jumatnya libur," kata Hartini.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang, M.Natsir didampingi Kabid Perdagangan Rini S. mengatakan, Pertamina dan Hiswana akan melakukan pengecekan terhadap wilayah yang diadukan terdapat kekurangan elpiji.

"Prinsipnya Pertamina dan Hiswana siap menyuplai daerah tersebut. Penambahan untuk daerah yg dirasa perlu akan dilakukan secara ketat dan terukur. Kami baru melakukan pengecekan di lapangan bersama agen," katanya.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed