DetikNews
Kamis 23 November 2017, 17:30 WIB

Dompet Berisi Uang Rp 5 Juta Digondol Maling di Gedung DPRD Yogya

Ristu Hanafi - detikNews
Dompet Berisi Uang Rp 5 Juta Digondol Maling di Gedung DPRD Yogya Ruang Komisi B DPRD Kota Yogyakarta. Foto: Ristu Hanafi
Yogyakarta - Kantor DPRD Kota Yogya disatroni maling. Sebuah dompet milik seorang staf sekretariat dewan, Edi Wijayanti berisi uang Rp 5 juta dan kartu berharga lain raib tanpa jejak.

Dompet itu disimpan Edi di laci meja ruang Komisi B DPRD Kota Yogyakarta.

Menurut pengakuan korban, pada Rabu (22/11/2017) sekitar pukul 22.00, ia menerima pesan singkat berisi pemberitahuan adanya transaksi tarik tunai ATM miliknya sebesar Rp 5 juta. Setelah itu ia teringat bahwa dompetnya berisi kartu ATM ditinggal di laci meja kerjanya. Ia pun langsung curiga dompetnya tersebut dicuri orang.

Dan benar, pada pagi tadi saat ia mengecek ke meja kerjanya, dompet yang juga berisi uang Rp 5 juta tidak ada di laci tempat ia menyimpan. Saat mencoba memeriksa rekaman CCTV yang terpasang, diketahui ternyata kamera tidak berfungsi normal. Sehingga peristiwa itu tak terekam.

"Kalau kejadiannya, kemungkinan antara pukul 16.30 -17.00 WIB. Saat itu sedang rapat komisi, saya bertugas sebagai notulen," jelas korban, Kamis (23/11/2017).

Jika ditotal, atas peristiwa yang dialaminya itu korban menderita kerugian Rp 10 juta.

Plt Sekretaris DPRD Kota Yogya, Prima Hastawan membenarkan jika CCTV di kantornya tidak seluruhnya berfungsi normal. Dari total 16 kamera yang dipasang di sejumlah titik di dalam kantor, hanya enam yang berfungsi dengan baik.

"Selebihnya mati sejak sekitar lima bulan ini," jelasnya.

Prima mengaku kejadian ini bakal menjadi bahan evaluasi internal sekretariat dewan guna perbaikan CCTV dan keamanan kantor.

Semetara itu dari pengakuan seroang pegawai sekretariat dewan lainnya, peristiwa kehilangan uang di kantor DPRD Yogya tidak hanya sekali ini terjadi. Sebelumnya, pernah sejumlah uang yang tersimpan di ruang persidangan hilang dicuri. Namun karena nominalnya kecil, kejadian itu tidak menarik perhatian.

Untuk kasus Edi Wijayanti sendiri telah dilaporkan ke Polsek Umbulharjo. Petugas kepolisian telah melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed