DetikNews
Sabtu 21 Oktober 2017, 14:15 WIB

Bus Rombongan Peziarah Asal Pati Terguling di Boyolali

Ragil Ajiyanto - detikNews
Bus Rombongan Peziarah Asal Pati Terguling di Boyolali Bus rombongan peziarah yang terguling di Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto
Boyolali - Sebuah bus pariwisata terguling ke sawah di Desa Sembungan, Kecamatan Nogosari, Boyolali. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Bus Kawan Lama bernomor polisi AA 1400 BD tersebut, mengangkut rombongan dari Desa Sinoman, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. Mereka hendak ziarah ke Bayat, Klaten dan Yogyakarta.

Bus masuk ke sawah dan terguling setelah berusaha menghindari anak-anak naik sepeda yang melaju di depan bus tiba-tiba oleng ke kanan. Sebanyak 62 orang penumpangnya selamat.

"Di depan ada ada anak-anak naik sepeda sambil bercanda. Salah satu anak tiba-tiba oleng ke kanan. Saya langsung reflek menghindar agar tidak menabrak anak itu," kata Markum (41), sopir bus kepada wartawan Sabtu (21/10/2017).

Sopir bus membanting setir ke kiri. Nahas, bus justru terperosok ke sawah dan terguling.

"Bus kami melaju pelan, sekitar 40 km/jam. Tapi karena ada perbedaan ketinggian (jalan dan sawah), ya akhirnya terguling," katanya.

Setelah bus terguling, para penumpang langsung berusaha keluar dari bus. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu juga segera memberikan pertolongan.

"Tadi ada anak-anak naik sepeda sambil gojek (bercanda), salah satunya tiba-tiba oleng ke kanan. Bus ini berusaha menghindar ke kiri tapi malah terguling ke sawah," ujar salah satu penumpang, Sarbini, yang saat itu duduk di bangku barisan depan.

Semua penumpang maupun kru bus selamat. Karena kecelakaan tersebut, mereka memutuskan kembali pulang dan tak jadi ziarah ke Bayar dan Yogyakarta. Bus berangkat dari Desa Sinoman, Pati sekitar pukul 02.00 WIB. Sopir bus mengambil jalur alternatif melalui Desa Sembungan, Kecamatan Nogosari, Boyolali untuk menuju Klaten dan Yogyakarta.

Kasatlantas Polres Boyolali AKP Marlin Supu Payu mengatakan, sudah mendatangi lokasi kejadian bersama anggotanya untuk melakukan olah TKP. Bus yang terguling dievakuasi menggunakan derek.

"Saya juga sudah cek ke RS Karima Utama Kartasura, anak SMP yang naik sepeda onthel sudah saya temui. Kondisinya gak kenapa-kenapa, hanya observasi, nggak ada yang lecet," kata Marlin.
(sip/sip)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed