DetikNews
Jumat 20 Oktober 2017, 09:06 WIB

Masjid Ini Masih Berdiri di Lokasi Proyek Jalan Tol Semarang

Eko Susanto - detikNews
Masjid Ini Masih Berdiri di Lokasi Proyek Jalan Tol Semarang Foto: Eko Susanto/detikcom
Semarang -
Proses pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo, ruas Salatiga-Boyolali, sempat terkendala di Dusun Geneng, Desa Timpik, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Hal ini karena masih ada masjid yang berdiri di tengah-tengah lokasi pembangunan jalan tol tersebut.

Masjid Baitulrokhim tersebut masih digunakan beribadah oleh warga setempat. Sekalipun di samping kanan dan kirinya sudah tidak ada hunian atau bangunan. Sejumlah alat berat berada di sekitar lokasi untuk melakukan pengerukan tanah.

Takmir Masjid Baitulrokhim, Warsono mengatakan, masjid dipakai sejak tahun 1979 hingga sekarang masih digunakan untuk beribadah. Pihaknya masih menunggu pelaksana proyek jalan tol untuk merelokasi masjid.

"Masjid ini digunakan untuk 100 KK atau sekitar 250 jemaah. Di dusun ini hanya ada satu masjid," kata Warsono.

Untuk relokasi, katanya, saat ini pengelola dan pelaksana proyek terdiri PT Solo Ngawi Jaya (SNJ), PT Trans Marga Jateng (TMJ) hingga PT Waskita Karya sudah menyediakan lahan pengganti. Selain itu, PT Waskita Karya yang mengerjakan pembanguan jalan tol menyatakan akan membangunkan masjid.

Untuk lahan yang dibangun masjid sekarang ini seluas 160 meter persegi. Sedangkan lahan pengganti seluas 180 meter persegi. Namun demikian, jika dibangun masjid tidak memiliki halaman luas karena di kanan dan kirinya sudah berdiri rumah.

Namun demikian jika tidak dibangunkan, warga menginginkan dana pengganti untuk membangun masjid secara swadaya sebesar Rp 300 juta.

"Warga akan bergotong royong membangun masjid," katanya di lokasi baru yang jaraknya 100 meter.


(bgs/bgs)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed