DetikNews
Selasa 17 Oktober 2017, 16:07 WIB

Jembatan Putus, Siswa di Banjarnegara Harus Seberangi Sungai

Uje Hartono - detikNews
Jembatan Putus, Siswa di Banjarnegara Harus Seberangi Sungai Foto: Uje Hartono/detikcom
Banjarnegara - Jembatan yang menghubungkan Dusun Buana, Desa Suwidak, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara putus akibat diguyur hujan deras. Puluhan siswa terpaksa harus menyeberangi sungai saat pergi dan pulang dari sekolah.

Jembatan putus terjadi pada hari Selasa (17/10/2017) dinihari setelah terjadi hujan deras pada hari Senin (16/10/2017). Jembatan di Sungai Bodas sepanjang 12 meter, lebar 2,8 meter rusak berat sehingga tidak bisa dilalui.

Tirta Witya, siswi kelas IV di SDN Suwidak Kecamatan Wanayasa, terpaksa bersama 40 siswa SD yang tinggal di Dusun Buana harus menyeberangi Sungai Bodas yang deras alirannya. Sebab jembatan yang merupakan satu-satunya akses warga telah putus.

Saat menyeberang sungai, mereka saling bergandengan tangan dan didampingi orangtuanya maupun warga masyarakat lainnya. Beberapa siswa ada yang meminta gendong orangtuanya karena takut.

Tirta mengaku meski merasa takut namun bocah 9 tahun ini tidak ada pilihan lain jika tidak mau tertinggal dalam pelajaran.

"Sebenarnya takut kalau hujannya deras arus sungai pun jadi deras tetapi mau bagaimana lagi," tutur dia seusai menyeberang sungai.

Ia berharap agar jembatan yang menjadi akses satu-satunya tersebut bisa segera diperbaiki. Sehingga tidak ada kekhawatiran lagi saat berangkat ke sekolah.
Siswa digendong saat menyeberangi sungaiSiswa digendong saat menyeberangi sungai Foto: Uje Hartono/detikcom


Supiah salah satu orangtua siswa mengatakan setelah jembatan putus pukul 00.30 WIB tadi malam, dia harus mengantarkan anaknya harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer. Sebelumnya dia setiap hari menggunakan sepeda motor untuk mengantar anaknya ke sekolah.

"Karena jembatan putus terpaksa jalan kaki saat berangkat dan pulang sekokah.Jembatan tersebut sudah tidak bisa dilalui sepeda motor," terangnya.

Ia berharap agar jembatan yang menghubungkan ke tempat tinggalnya segara diperbaiki. "Minimal ada jembatan darurat agar tidak membahayakan anak sekolah," harapnya.
(bgs/bgs)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed