DetikNews
Selasa 17 Oktober 2017, 13:56 WIB

Demi Mencuri, Pemuda Ini Rela Umpetan 20 Jam di Atas Eterniit Toko

Pertiwi - detikNews
Demi Mencuri, Pemuda Ini Rela Umpetan 20 Jam di Atas Eterniit Toko Ardo Handoyo saat rilis perkara di Magelang. (Foto: Pertiwi/detikcom)
Magelang - Ada saja upaya yang dilakukan oleh pencuri untuk bisa melancarkan aksinya. Seperti yang dilakukan oleh Ardo Handoyo (24), dia rela berada di atas eternit sebuah toko di Kota Magelang selama 20 jam lamanya demi bisa mencuri.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, mengatakan Ardo adalah warga Paten Jurang, Kelurahan Rejo Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Dia bisa masuk dan berada di atas eternit toko setelah lebih dulu merusak atap.

"Pelaku masuk melalui atap samping toko setelah lebih dulu merusak atap tersebut. Dia masuk dinihari saat situasi sepi," jelas Kristanto, di sela gelar perkara di Mapolresta Magelang, Selasa (17/10/2017).

Aksi pencurian itu sendiri dilakukan oleh pelaku pada Sabtu (23/9) lalu di sebuah toko swalayan berjejaring di Jalan Singosari, Kelurahan Rejo Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.

"Pelaku sempat berada di dalam loteng, mengintip lokasi, dan menunggu hingga malam hari, sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku turun dengan cara menjebol eternit," terangnya.

Baru setelah kondisi benar-benar aman, pelaku langsung menjarah 158 bungkus rokok berbagai merek, 1 tablet Samsung Galaxy Tab 27 inci, 1 smartphone Samsung GT-E1205Y, juga uang kasir sejumlah Rp 263 ribu.

"Pelaku menggunakan karung bagor untuk mengangkut barang curian. Dia membawa pulang barang-barang senilai sekitar Rp 10 juta tersebut lewat atap lagi sebelum kemudian keluar dari toko," imbuh Kristanto.

Meski demikian, pelaku bisa ditangkap tak berselang lama, yakni pada Selasa (3/10) lalu berdasar barang bukti berupa topi pelaku yang tertinggal di tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memeriksa kamera pengawas yang terpasang di toko tersebut.

Sementara, Ardo mengaku terpaksa melakukan pencurian akibat terhimpit persoalan ekonomi. "Saya butuh uang buat interview kerja di Surabaya. Saya menyesal dan takut, makanya barang hasil curian tidak langsung dijual, takut ketahuan," kata Ardo.
(mbr/mbr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed