DetikNews
Kamis 21 September 2017, 22:52 WIB

Lakukan Kegiatan Mencurigakan, 35 Orang Diamankan Polisi di Banyumas

Arbi Anugrah - detikNews
Lakukan Kegiatan Mencurigakan, 35 Orang Diamankan Polisi di Banyumas Sejumlah orang diamankan di Mapolres Banyumas. Foto: Arbi Anugrah
Banyumas - Polisi mengamankan 35 orang di Banyumas. Polisi menyatakan kelompok tersebut melakukan kegiatan mencurigakan dan membuat resah warga di Bukit Cendana, Baturraden.

"Ada sekelompok orang yang diamankan, memang berdasarkan laporan warga, kelompok ini meresahkan. Awalnya warga curiga, ada sekolompok orang menitipkan sepeda motor namun setelah melewati batas waktu yang dijanjikan, mereka tidak kembali," kata Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah kepada wartawan, Kamis (21/9/2017).

Menurut Kapolres, warga yang resah dan curiga langsung melapor ke polisi. Petugas yang datang langsung melakukan penggeledahan dan menemukan beberapa barang yang mereka bawa.

Dari penggeledahan tersebut, polisi menemukan beberapa benda di antaranya senjata tajam, poster bertuliskan menolak Perpu Ormas juga bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid.

"Tapi mereka mengakui, atribut itu milik personal yang membawa dan tidak ada instruksi untuk membawa benda-benda tersebut dari koordinator. Hanya inisiatif pribadi masing-masing peserta saja," jelasnya.

Kapolres menjelaskan, ajakan untuk berkumpul tersebut awalnya merupakan ajakan seseorang bernisial R melalui pesan singkat. Jumlah awal yang berkumpul hanya 7-8 orang, hingga akhirnya menjadi 35 orang.

"Karena ada yang ikut dengan inisiatif sendiri sehingga berkumpul 35 orang di tempat tersebut. Mereka mengaku, kegiatan hanya dalam rangka menyambut tahun baru Hijriah," jelasnya.

Dia mengungkapkan, dari keterangan salah satu anggota kelompok tersebut, kegiatan yang dilakukan adalah untuk melaksanakan tahfidz Quran. Namun pihaknya juga masih menyelidiki kaitan kelompok tersebut dengan organisasi tertentu.

"Masih kami selidiki antara keterkaitan kelompok ini dengan ormas yang sudah dilarang. Kami akan meminta keterangan anggota kelompok, satu per satu, jika terbukti melanggar KUHP atau lainnya akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.

Sementara menurut Kasmo (32), salah satu peserta mengatakan jika dirinya masih tidak tahu alasan polisi mengamankan dirinya dan teman-temannya. Setahu dia, kegiatan yang dilakukan tersebut hanya kemah bersama.

"Kami hanya melakukan kegiatan camping bersama saja, sambil membaca Alquran. Apa salahnya orang camping kok kami ditangkap, kecuali kalau kami melakukan tindakan kriminal. Senjata tajam yang kami bawa untuk keperluan kegiatan di alam," ujarnya.
(arb/sip)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed