DetikNews
Rabu 20 September 2017, 21:51 WIB

Ribuan Santri di Purworejo Gelar Pawai Sambut Tahun Baru Islam

Rinto Heksantoro - detikNews
Ribuan Santri di Purworejo Gelar Pawai Sambut Tahun Baru Islam Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Purworejo - Sekitar 5.000 santri di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah menggelar pawai taaruf malam ini. Mereka menggelar pawai untuk memperingati datangnya tahun baru 1 Muharam 1439 Hijriah.

Pawai yang digelar di Kota Purworejo ini juga merupakan bentuk ukhuwah Islamiyah untuk menangkal radikalisme.

jalannya pawai berlangsung meraih karena diiringi marching band lengkap dengan barisan pembawa bendera merah putih. Selain marching band para peserta juga memainkan alat musik rebana dan mengumandangkan shalawat nabi. Selain itu, ada pula rombongan peserta yang membawa alat musik bambu berupa kentongan.

Kegembiraan para peserta tampak ketika mengikuti pawai keliling kota. Salah satu peserta pawai Ais (10) mengaku senang dengan berjalan kaki beramai-ramai untuk memperingati datangnya tahun baru Islam yang baru pertama kali diikutinya.

"Senang, baru kali ini ikut, ramai sekali," tutur anak kelas 5 SD itu.
Bupati urworejo Agus Bastian melepas peserta pawaiBupati urworejo Agus Bastian melepas peserta pawai Foto: Rinto Heksantoro/detikcom


Sementara itu Bupati Purworejo, Agus Bastian mengatakan adanya pawai tersebut diharapkan masyarakat Purworejo bisa semakin bersatu menjaga ukhuwah Islamiyah.

"Selain itu, tahun baru Islam ini kami harapkan bisa dijadikan sebagai wahana introspeksi diri, bersyukur dengan tahun yang telah kita lalui dan berusaha lebih baik untuk tahun yang akan datang," katanya.

Dia menambahkan, dengan bersatunya umat muslim terutama di Purwoerejo bisa menangkal radikalisme yang akhir-akhir ini nyaris memecah belah umat.

Menurutnya pawai yang baru pertama kali digelar secara besar-besaran ini rencananyaakan rutin diadakan setiap tahunnya.

"Tahun baru Islam juga perlu dirayakan, bukan hanya tahun baru masehi saja. Semoga dengan bersatunya umat, radikalisme yang menggerogoti NKRI bisa lenyap," pungkas dia.
(bgs/bgs)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed