DetikNews
Kamis 14 September 2017, 13:13 WIB

Lumbung Kemakmuran Penolong Petani di Musim Paceklik

Uje Hartono - detikNews
Lumbung Kemakmuran Penolong Petani di Musim Paceklik Foto: Uje Hartono/detikcom
Banjarnegara - Masyarakat Desa Candiwulan, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara mempunyai lumbung pangan. Lumbung padi bernama Kemakmuran itu menjadi penolong petani di musim kemarau.

Petani yang mengalami paceklik atau gagal panen saat musim kemarau tidak perlu bingung untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Mereka bisa datang ke lumbung untuk meminjam beras.

Ketua Kelompok lumbung pangan, Purwanto mengatakan, keberadaan lumbung pangan yang sudah berdiri sejak 1961 ini menjadi andalan petani saat musim kemarau seperti saat ini. Teknisnya, petani bisa meminjam beras dari lumbung pangan dengan kewajiban memberikan jasa 15 persen dari jumlah peminjaman.

"Para penerima manfaat dari lumbung pangan ini dikenakan jasa 15 persen. Jika petani meminjam 1 kuintal gabah, nanti jika sudah memasuki masa panen mengembalikan gabah ke lumbung sebanyak 1 kuintal 15 kilogram," katanya di lumbung Desa Candiwulan, Kamis (14/9/2017).
Petani meminjam gabah dari lumbung Petani meminjam gabah dari lumbung Foto: Uje Hartono/detikcom


Lumbung pangan yang dibangun seperti rumah panggung ini mampu menampung 42 ton gabah. Saat ini, ada 28 ton gabah kering yang tersimpan di bangunan berukuran 8x8 meter tersebut.

Adapun pengelolanya ada 10 orang dengan honor Rp 50 ribu per bulan. Meski tidak banyak, namun pengelola mengaku senang karena dengan adanya lumbung pangan ini mampu menjadi penolong petani saat paceklik.

"Meski jumlah honornya tidak seberapa, namun kami ikhlas. Karena kalau tidak ada lumbung pangan ini kami para petani kesusahan kalau sedang paceklik," tuturnya.

Saat ini, jumlah nasabah atau penerima manfaat dari lumbung pangan berjumlah 440 orang yang merupakan warga Desa Candiwulan. Meski bernama lumbung pangan, namun lumbung tersebut hanya menyimpan gabah.

Salah satu penerima manfaat lumbung pangan, Slamet mengaku terbantu dengan adanya peminjaman gabah tersebut. Jika petani sudah panen baru akan mengembalikan ke lumbung pangan dengan jasa 15 persen.

"Saya meminjam 1 kuintal gabah. Untuk pengembaliannya nanti setelah panen padi," kata dia.
  • Lumbung Kemakmuran Penolong Petani di Musim Paceklik
    Foto: Uje Hartono/detikcom
  • Lumbung Kemakmuran Penolong Petani di Musim Paceklik
    Foto: Uje Hartono/detikcom

(bgs/bgs)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed