DetikNews
Selasa 05 September 2017, 19:22 WIB

Polres Boyolali Tangkap 2 Perampok Spesialis Minimarket di Jateng

Ragil Ajiyanto - detikNews
Polres Boyolali Tangkap 2 Perampok Spesialis Minimarket di Jateng Pelaku perampokan minimarket di Jawa Tengah. Foto: Ragil Ajiyanto
Boyolali - Polres Boyolali meringkus dua tersangka perampokan spesialis minimarket di wilayah Jawa Tengah. Keduanya terpaksa dihadiahi timah panas petugas pada kakinya karena berusaha kabur. Kini, petugas masih mengejar tiga pelaku lainnya.

Kawanan perampok ini adalah yang gagal beraksi di minimarket Dukuh Pitulasan, Desa Penggung, Boyolali Kota pada Kamis (31/8) dini hari lalu. Saat itu, para pelaku kabur dan meninggalkan mobilnya setelah aksinya kepergok petugas Polsek Boyolali Kota yang sedang berpatroli.

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi mengatakan, aksi pencurian di minimarket di Dukuh Pitulasan, Desa Penggung dilakukan lima orang. "Dua orang telah berhasil kami tangkap, sedangkan tiga lainnya masih dalam pengejaran," ujar Aries Andhi Selasa (5/9/2017).

Kedua tersangka yang telah berhasil ditangkap yakni Agus Joko Muntono (44) warga Ringinanom, Desa Soko, Kecamatan Miri, Sragen dan Sony Setiyadi (27) warga Desa Klayan, Gunungjati, Cirebon. Sedangkan tiga pelaku lain yang masih buron diketahui bernama Butar, Jangkung dan Rizal.

Sebelumnya, komplotan perampok ini juga telah mencoba membobol tiga minimarket lain di wilayah Boyolali. Namun, aksinya gagal karena ketahuan orang maupun penjaganya.

Kemudian aksi yang ke empat kalinya yakni di minimarket Dukuh Pitulasan, Desa Penggung. Aksi di minimarket yang berada di jalan Solo-Semarang atau pertigaan arah Obyek Wisata Tlatar itu kembali gagal karena kepergok petugas patroli dari Polsek Boyolali Kota.

"Aksinya kepergok petugas patroli Polsek Boyolali Kota, sehingga semua pelaku kabur dan barang bukti ditinggal di TKP," katanya.

Barang bukti yang ditinggal yakni mobil Daihatsu Xenia warna silver, berikut puluhan item barang yang telah berhasil dimasukkan ke mobil. Di dalam mobil juga ditemukan alat-alat kejahatan yang digunakan untuk membobol minimarket, antara lain gunting besi besar, dua linggis besar, beberapa kunci leter T dan lainnya.

Barang bukti itu kemudian dibawa ke Mapolsek Boyolali Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. Petugas juga memeriksa rekaman CCTV di minimarket tersebut. Akhirnya para pelaku dapat terdeteksi dan dua orang telah berhasil ditangkap.

"Kita kejar dan tersangka ini berhasil kami tangkap di rumahnya di depan Gunung Kemukus, Sragen. Sedangkan tiga tersangka lainnya masih kami lakukan pengejaran," tandas Aries.

Dari hasil penyelidikan, jelas Kapolres, komplotan perampok yang berjumlah lima orang ini ternyata tidak hanya beraksi di wilayah Boyolali. Namun sedikitnya sudah beraksi di 10 tempat di wilayah Jawa Tengah. Antara lain di Kudus dan Pati masing-masing tiga kali, Jepara dan Demak masing-masing satu kali dan di Grobokan dua kali.

Kini para tersangka masih dalam penyidikan petugas untuk dikembangkan. Mereka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat).
Sementara itu tersangka Agus mengaku, dari sejumlah TKP tersebut dirinya hanya ikut di Grobogan, Pati dan Boyolali ini. Sedangkan Sony baru ikut di Pati dan Boyolali. Sasaran mereka adalah minimarket.

"Saya hanya diajak, saya hanya ikut. Selama ikut baru dapat gajian Rp 4 juta dan Rp 2 juta," kata tersangka Agus.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed