8 Sekolah di Yogya Tolak Imunisasi MR, Jokowi: Fatwa MUI Mubah

Edzan Raharjo - detikNews
Selasa, 01 Agu 2017 12:47 WIB
Presiden Joko Widodo di MTsN 10 Sleman. Foto: Sukma Indah Permana
Sleman - Presiden Joko Widodo mencanangkan kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) di Sleman, DIY. Presiden menekankan pentingnya imunisasi tersebut sehingga partisipasi dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan.

Dia menegaskan bahwa Imunisasi MR sangat penting dan memiliki dampak besar. Imunisiasi ini dilakukan agar anak-anak bisa terhindar dari penyakit campak dan Rubella yang merupakan penyakit serius Terkait dengan adanya penolakan 8 sekolah di Yogyakarta karena khawatir bahan yang digunakan haram, Presiden menyatakan bahwa MUI telah menyampaikan fatwa tentang hal itu.

"Fatwa MUI sudah sampaikan bahwa ini Mubah, artinya juga bahwa imunisasi ini manfaatnya jauh lebih banyak daripada Mudharatnya," kata Presiden Jokowi di Pencanangan Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) di MTsN 10 Sleman, Selasa (1/8/2017).

Terkait masih adanya penolakan sejumlah sekolah untuk imunisasi ini, Jokowi mengatakan bahwa harus ada penjelasan yang jelas. Ditambah lagi saat ini masih dalam rangka permulaan kampanye. Sehingga jika ada pihak yang merasa belum paham, harus diberi pemahaman.

"Jadi yang belum jelas harus dijeaskan, nanti akan dijelaskan secara gamblang oleh menteri pendidikan, menteri agama, menko, akan dijelaskan, banyak yang belum tahu," kata Presiden Jokowi. (sip/sip)