DetikNews
Selasa 13 Juni 2017, 22:10 WIB

Ormas Nasionalis di Solo Ramai-ramai Tolak Paham anti-Pancasila

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Ormas Nasionalis di Solo Ramai-ramai Tolak Paham anti-Pancasila Deklarasi Ormas Kepemudaan di Solo. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo - Dalam suasana Hari Lahir Pancasila, organisasi-organisasi nasionalis di Kota Solo beramai-ramai menolak eksistensi ormas anti-Pancasila. Penolakan itu mereka wujudkan dalam deklarasi dukungan terhadap Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Aksi tersebut dikoordinasikan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kota Solo pada saat menjelang waktu berbuka puasa, Selasa (13/6/2017).

Ketua KNPI Surakarta, Bambang Gage Nugroho, mengatakan deklarasi dilakukan oleh 10 organisasi di Solo, antara lain Banser GP Ansor, Pemuda Panca Marga, FKPPI, Senkom Mitra Polri dan PMII.

"Momen 'Saya Indonesia, Saya Pancasila' ini kita gunakan untuk menolak adanya ormas yang tidak sejalan dengan Pancasila dan UUD 45. Kita dukung Pemerintah menolak ormas-ormas anti-Pancasila," ujar Bambang.

Ormas Nasionalis Solo Ramai-ramai Tolak Paham anti-PancasilaPembentukan Ormas 'Saya Indonesia' DPD Jateng di Solo. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

Terpisah, sebuah organisasi bernama 'Saya Indonesia' juga mendeklarasikan pembentukan DPD di Jawa Tengah yang digelar di Solo. Mereka juga mengaku siap mendukung Pemerintah untuk membubarkan ormas-ormas anti-Pancasila.

"Pemerintah harus tegas menindak ormas anti-Pancasila, namun tetap prosedural. Setelah dijajah selama berabad-abad, kita disatukan oleh Pancasila. Kalau Pancasila dihilangkan, kita akan gampang dipecah-belah oleh asing dan kembali dijajah," kata Ketua Umum 'Saya Indonesia', Kumar Abhishek.
(mbr/mbr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed