Cerita Sepasang Buruh Tani Renta dan 4 Anaknya yang Lumpuh

Cerita Sepasang Buruh Tani Renta dan 4 Anaknya yang Lumpuh

Robby Bernardi - detikNews
Senin, 01 Mei 2017 10:38 WIB
Keluarga Kasmari. Foto: Robby Bernadi
Pemalang - Hari ini diperingati sebagai Hari Buruh Internasional atau May Day. Berbagai aksi digelar oleh para buruh untuk memperingatinya.

Namun sebagai buruh lepas sepasang suami istri, Kasmari (72) dan Suinah (65) tetap menjalani kegiatannya seperti biasanya. Keduanya hari ini tetap bertani, mengolah lahan yang bukan miliknya.

Sebagai buruh tani, tak bekerja hari ini, artinya tak bisa makan besok. Meski usianya telah lanjut, warga Desa Karanganyar RT 03/01 Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang ini tetap menjalani pekerjaannya demi menghidupi empat orang anaknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Empat anak Kasmari dan Suinah memang telah dewasa. Namun kondisi mereka yang lumpuh sejak kecil membuat Dulmukmin (33), Rinjanah (27), Farida (24) dan Suzanti (21) menggantungkan hidup pada kedua orang tuanya.

"Mereka semuanya lumpuh sejak kecil," Kata Suinah dengan suara lirih.

Suinah bercerita anak-anaknya mengalami lumpuh rata-rata sejak usia 3-4 tahun akibat sakit Chikungunya.

Karena usianya yang renta, Kasmari dan Suinah tak lagi mudah mendapat pekerjaan.

"Ya kalau tidak buruh tani, saya sama suami kerja serabutan apa saja, untuk makan sehari-hari," imbuhnya.

Di rumah kecilnya yang tampak kumuh dan tidak terawat, Kasmari dan Suinah hidup bersama empat orang anaknya. Para tetangga dan warga di sekitar tempat tinggalnya kerap datang untuk membantu. Kadang ada pula donatur dari luar kota yang datang untuk memberikan bantuan pada keluarga Kasmari.

Petugas Kepolisian Bantarbolang, yang mendengar cerita tentang kehidupan keluarga ini juga mendatangi rumah Kasmari.

"Kami mendengar kabar tentang keluarga tersebut menyempatkan menjenguk. Dan benar adanya, kondisinya sangat memprihatinkan", tutur Kapolsek Bantarbolang, AKP Sriyanto.

Sriyanto sempat berbicang dan memberikan semangat para keluarga Kasmari. Dia juga menyerahkan bantuan sembako dan uang sebagai tanda kasih. Tak hanya di rumah Kamari, di lingkungan RT yang sama terdapat seorang warga yang juga lumpuh total yakni Sugondo bin Casinto (20) dan Mei bin Darsono. (sip/sip)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads