DetikNews
Jumat 21 April 2017, 14:34 WIB

Seorang Ibu dan 2 Keponakan Tewas Tertabrak KA di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Seorang Ibu dan 2 Keponakan Tewas Tertabrak KA di Semarang Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Seorang ibu dan dua keponakannya tewas seketika tertabrak Kereta Api (KA) Kalijaga di perlintasan tanpa palang pintu di Tambakrejo, Gayamsari, Semarang. Korban perempuan bernama Masrikah (35) itu tewas tepat pada 100 hari kematian suaminya.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.15 WIB. Saat itu Masrikah baru saja menjemput dua keponakannya Andhika (5) dan Reihan (7) dari sekolah menggunakan motor. Saat itu Masrikah sudah berhenti karena ada kereta barang melintas.

Salah satu saksi mata, Wakijan mengungkapkan ketika kereta barang usai melintas, Masrikah memacu kendaraannya. Namun dia tidak waspada pada lintasan double track itu melintas KA Kalijaga jurusan Semarang-Solo yang melaju dari arah utara.

"Dia dari arah barat dan langsung tertabrak karena tidak tahu kalau ada kereta api arah lain melintas" kata Wakijan yang Ketua RW IV Kelurahan Tambakrejo, Jumat (21/4/2017).

Menurut dia, korban dan sepeda motor terseret kereta api sejauh 300 meter. Semua korban langsung meninggal dunia di tempat.

Seusai kejadian kepolisian yang mendapatkan laporan warga telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Semua jenazah korban kemudian dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang.

Ketiga korban merupakan warga Kampung Pondokan, Tambakrejo, Gayamsari, Kota Semarang. Korban Masrikah meninggalkan putra yang masih duduk di kelas 6 SD. Anak Masrikah kini menjadi yatim piatu karena ayahnya juga tewas akibat kecelakaan tepat 100 hari yang lalu.

"Hari ini 100 hari meninggal suaminya karena kecelakaan di daerah Unissula. Anak korban yang jadi yatim piatu bernama Rian siswa kelas 6 SD," ungkap Darsini tetangga korban.










(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed