DetikNews
Jumat 19 Mei 2017, 16:59 WIB

Tarik Parkir di Luar Ketentuan, 3 Orang Dibekuk Saber Pungli Rembang

Arif Syaefudin - detikNews
Tarik Parkir di Luar Ketentuan, 3 Orang Dibekuk Saber Pungli Rembang Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Rembang - Tiga orang karyawan parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno, Rembang tertangkap tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saberpungli). Mereka diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) di kawasan perkar di RSUD.

"Mereka menarik parkir di luar ketentuan resmi," kata Ketua Pelaksana Saber Pungli, Kompol Pranandya Subiyakto kepada wartawan, Jumat (19/5/2017).

Menurut Pranandya, ketiganya tertangkap tangan saat sedang melakukan praktik pungutan liar. Tarif parkir yang seharusnya hanya Rp 1.000 untuk kendaraan roda dua, namun dinaikkan menjadi Rp 2.000. Sedangkan parkir menginap dinaikkan menjadi Rp 3.000.

Untuk kendaraan roda empat yang seharusnya sebesar Rp 2.000 ,namun dipungut Rp 3000. Sedangkan jam malam akan dikenai tarif lebih.

"Ketiga pelaku ini mengakui adanya tarif parkir yang dinaikkan. Tarif parkir yang tertera di karcis tidak dengan nominal penarikan. Itu yang menjadi dasar penangkapan," katanya.

Ketiga pelaku yang diamankan diantaranya, Eko Istiawan (36) warga Desa Seren, Kecamatan Sulang. Jasmani (46) warga Dukuh Ngaglik, Desa Weton, Kecamatan Kota Rembang, dan Eko Sugiarto (43) warga Desa Kabongan Kidul, Kecamatan Kota Rembang. Selain itu juga diamankan sejumlah barang bukti diantaranya dua bendel karcis tertanggal 18 Mei 2017, uang tunai senlai Rp 349 ribu, dan enam lembar bukti setor ke bendahara penerima Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rembang.

"Masih kita selidiki apakah pelaku pungli ada kaitannya dengan jajaran diatasnya. Dinas Perhubungan selaku dinas yang menaungi parkir, atau hanya di petugas parkir saja," kata Pranandya.

Menurutnya modus yang digunakan pelaku yakni menaikkan tarif parkir dari batasan semula. Pengelola parkir yang beranggotakan 21 orang dan terbagi dalam tiga shift kerja. Mereka dibebani target setor kepada bendahara Dishub sebesar Rp 500 ribu per hari.

"Per shift ternyata mendapatkan akumulasi total lebih dari Rp 500 ribu dari yang disetor kepada bendahara. Dishub. Lalu sisanya kemana, ini yang masih menjadi bahan penyelidikan kami," katanya.

Ia berharap, dengan kejadian penangkapan pengelola parkir RSUD ini menjadi pelajaran bagi petugas pengelola parkir lainnya. Di Kabupaten Rembang utamanya di wilayah perkotaan, pungutan liar kerap terjadi di wilayah perparkiran seperti pasar, pertokoan, jalanan, dan sejumlah tempat umum lainnya.

"Dari kasus ini, kami masih mempelajari pasal apa yang akan disangkakan kepada pelaku.Nantinya masuk dalam tindak pidana korupsi, atau tindak pidana umum. Saat ini masih pendalaman. Ketiga pelaku dikenakan wajib lapor," pungkasnya.
  • Tarik Parkir di Luar Ketentuan, 3 Orang Dibekuk Saber Pungli Rembang
    Foto: Arif Syaefudin/detikcom
  • Tarik Parkir di Luar Ketentuan, 3 Orang Dibekuk Saber Pungli Rembang
    Foto: Arif Syaefudin/detikcom

(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed