DetikNews
Kamis 17 Maret 2016, 15:22 WIB

15 Sungai di Solo Tercemar Berat, Pembuang Sampah akan Didenda Rp 50 Juta

Muchus Budi R. - detikNews
15 Sungai di Solo Tercemar Berat, Pembuang Sampah akan Didenda Rp 50 Juta Ilustrasi (Foto: Baban Gandapurnama/detikcom)
Solo - 15 Anak sungai Bengawan Solo yang melintasi Kota Solo diketahui dalam kondisi tercemar berat. Untuk menyelamatkan lingkungan, Pemkot Surakarta memberlakukan sanksi tegas akan memberikan hukuman. Pemkot akan memenjarakan para pembuang sampah ke sungai selama tiga bulan atau denda sebesar Rp 50 juta.

Berdasarkan data Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Surakarta, pencemaran sungai di Solo sudah melebihi ambang batas baku mutu. Kepala BLH Kota Surakarta, Widi Srihanto, mengatakan dari sekitar 15 sungai di Solo, semuanya sudah tercemar. Dari kesemuanya ada beberapa yang sangat parah sehingga menjadi target utama penanganan.

Sungai Brojo dan Sungai Jenes misalnya, kandungan Chemical Oxygen Demand (COD) di keduanya melebihi angka yang ditetapkan pemerintah. Sedangkan Sungai Gajah Putih, Pepe, Kali Anyar, Sungai Brojo dan Sungai Bayangkara mempunyi kandungan tembaga (cu) dan fosfat melebihi ambang batas baku mutu 0,2 mg/liter.

Untuk menyelamatkan lingkungan, Pemkot Surakarta menghukum para pembuang sampah di sungai. Melalui Perda No 3 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Sampah, para pembuang sampah akan dipenjara tiga bulan atau denda sebesar Rp 50 juta.

"Akan diterapkan mulai Selasa (22/3) pekan depan. Mulai hari ini diadakan sosialisasi. Petugas akan menegur warga yang nekat membuang sampah ke sungai. Jika pekan depan masih ditemukan orang membuang sampah ke sungai, akan langsung dibawa ke pengadilan," kata Kepala Satpol PP Kota Surakarta, Sutarjo, Kamis (17/3/2016).

Selama masa sosialisasi, Pemkot akan menerjunkan puluhan Linmas di lima lokasi jembatan di Solo yang selama ini sering digunakan warga untuk membuang sampah. Kelima tempat itu adalah di Jurug, Kandangsapi, Ngemplak, Mojo, dan Komplang . Setiap hari lokasi itu masing-masing akan dijaga oleh empat anggota linmas. Selain itu juga akan dipasang spanduk larangan di tempat itu.
(mbr/trw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed