Jadi Penyebab Banjir Jakarta, Vila-Hotel di Puncak Bogor Dibongkar

M Solihin - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 20:52 WIB
Vila dan hotel di Puncak Bogor dibongkar petugas gegara jadi biang banjir
Vila dan hotel di Puncak Bogor dibongkar petugas gegara jadi biang banjir (Foto: M Solihin)
Bogor -

Bangunan vila dan hotel di kawasan Puncak Bogor dibongkar Satpol PP Kabupaten Bogor karena dianggap melanggar garis sempadan sungai dan menyebabkan banjir di DKI Jakarta, Kamis (9/12/2021). Pembongkaran didampingi oleh Kementerian ATR/BPN dan Kementerian PUPR, TNI dan Polri.

"Kami melakukan penertiban terhadap bangunan yang melakukan pelanggaran rencana tata ruang, perencanaan tata ruang itu kita prioritaskan kepada pengamanan atau melakukan penyelamatan fungsi pada sempadan sungai," kata Direktur Penertiban Pemanfaatan Tata Ruang Kementrian ATR/BPN, Andi Renaldi di Puncak Bogor, Kamis (9/12/2021).

"Kenapa ini kita prioritaskan, karena (bangunan) ini menyebabkan banjir besar. Pelanggaran banyak, tetapi kita prioritaskan dulu yang melanggar di sempadan sungai. Karena ini ada dampak, seperti banjir terutama untuk DKI Jakarta," imbuhnya.

Andi mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi awal pihaknya menemukan 42 bangunan vila dan hotel di kawasan Puncak Bogor yang berdiri di garis sepadan sungai Ciliwung. Dari 42 bangunan itu, 3 diantaranya dibongkar hari ini karena sudah melewati tahap peringatan 1 hingga 3.

"Apalagi sekarang sudah datang musim hujan nih, sudah mulai ada gejala atau fenomena banjir di ibu kota dan daerah sungai ini. Kami punya kewajiban untuk melakukan mitigasi bersama, kami juga berkoordinasi sengan (kementerian) PUPR," kata Andi.

Setelah semua bangunan yang melanggar garis sepadan sungai dibongkar, kata Andi, akan dilakukan upaya pengembalian fungsi sungai. Pembangunan biopori dan penghijauan akan dilakukan dengan melibatkan masyarakat sekitar.

"Kemudian yang perlu dilakukan setelah pembongkaran itu, kita melakukan pembuatan biopori, penanaman pohon, dan memasang plang-plang. Jangka panjangnya adalah membuat desain, DED untuk penataan ini secara menyeluruh dan berbasis masyarakat," terangnya.

Kasat Pol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah menyebut, untuk hari ini ada 3 bangunan villa yang dibongkar. Pembongkaran ini dilakukan setelah pihaknya melqkukan tahapan peringatan hingga tiga kali.

"Hati ini kami melaksanakan pembongkaran di 3 titik. Tahapan penertiban ini sudah kita lakukan dari mulai SP1, SP2 sampai SP3, dan Alhamdulillah dari sebagian pemilik bangunan sudah mulai patuh dan membongkar bangunannya secara mandiri," kata Agus Ridhallah kepada wartawan.

"Harapan kami, ini juga berdampak kepada para pelanggar yang lain. Jadi sebelum kami tertibkan, sebaiknya dari sekarang mulai melakukan penataan. Karena semua (bangunan melanggar) akan kami tertibkan di tahun 2022," imbuhnya.

(mud/mud)