Ini Alasan Polda Jabar Tak Rilis Kasus Guru Perkosa 12 Santriwati

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 15:44 WIB
ilustrasi pemerkosaan
Ilustrasi kasus kejahatan seksual (Ilustrator: Luthfy Syahban/detikcom)
Bandung -

Kasus pemerkosaan 12 santriwati oleh guru pesantren di Bandung, Herry Wirawan (36), terungkap saat persidangan. Mengapa saat penyelidikan di Polda Jabar kasus ini tak dirilis?

"Kemarin itu kira tidak merilis ke media dan mengekspose ke media karena menyangkut dampak psikologis dan sosial yang menjadi korban. Kasihan kan mereka itu," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat dihubungi, Kamis (9/12/2021).

Kendati demikian, kata Erdi, kasus tersebut tetap ditangani oleh penyidik. Kasus itu sudah dilimpahkan ke kejaksaan dan saat ini sudah masuk agenda persidangan.

"Tapi kita tetap menuntaskan kasus yang dilaporkan kepada kita dan faktanya memang sudah berkas dan tersangka sudah diterima ke kejaksaan dan sekarang sudah disidangkan," tuturnya.

Erdi menuturkan Polda Jabar memang menerima laporan kasus tersebut. Kasus itu dilaporkan pada bulan Mei 2021.

"Nah kemudian di situ kita lakukan penyelidikan dan penyidikan kemudian setelah lengkap berkas perkara dengan adanya P21 kita limpahkan ke kejaksaan. Jadi intinya kasus itu kita komitmen untuk melanjutkan," ujar Erdi.

Berdasarkan salinan dakwaan yang diterima detikcom, ulah bejat Herry Wirawan memerkosa sejumlah santrinya itu berlangsung rentang waktu 2016 hingga 2021.