Soal Ujian Madrasah Diniyah Singgung NU, Begini Respons PCNU Karawang

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 14:03 WIB
Ilustrasi Bendera RI dan NU di kantor PBNU.
Ilustrasi bendera NU (Foto: Bagus Prihantoro Nugroho)
Karawang -

Soal ujian penilaian akhir semester ganjil Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula yang menyinggung ormas Nahdlatul Ulama (NU) viral di medsos. Menanggapi itu, Ketua Pimpinan Cabang NU (PCNU) Karawang memaafkan kesalahan pembuat soal.

Ketua PCNU Karawang Ahmad Ruhyat Hasby mengungkapkan permasalahan soal kesalahan dalam pembuatan soal ujian yang menyinggung ormas NU sudah diselesaikan dan pembuat soal sudah dimaafkan oleh pihaknya.

"Segala masalah yang terjadi, bagi NU tidak ada yang tidak bisa diselesaikan. Menanggapi polemik yang viral pagi ini tentang materi soal Al Qur'an Hadits untuk kelas 1 DTA yang disinyalir melecehkan NU, dan memenuhi hampir semua Grup WA (WhatsApp) dan media sosial khususnya di lingkungan NU, dan setelah bertemu, semua sudah diselesaikan dan kami sudah memaafkan Ustad Talim," kata Ruhyat dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (9/12/2021).

Lanjutnya, pada kemarin sore ia telah melakukan pertemuan dengan berbagai pihak untuk mengklarifikasi kesalahan pembuatan soal.

"Jadi kami bertabayun dengan Kepala Kemenag Karawang H Dadang Ramdani mewakilkan kepada Kasi PD Pontren H Asep Khairul Faizin, ditemani oleh FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) dan si pembuat soal mengklarifikasi bahwa kejadian ini sama sekali tidak ada unsur kesengajaan. Bahkan ust Talim si pembuat soal adalah orang NU tulen, dia alumni Buntet pesantren Cirebon, putranya juga Alumni Cipulus Purwakarta, dia juga ikut ngajar di lembaga pendidikan milik NU. Semula dia berniat untuk memperkenalkan NU kepada siswa DTA, tapi karena kepolosannya dia menulis soal dengan salah," jelasnya.

Dari kejadian ini, Ruhyat meminta agar anggota NU juga para Nahdiyin bisa memaafkan kesalahan pembuat soal.

"Kami berharap agar seluruh kaum Nahdliyyin di manapun berada mau memaafkan dan memaklumi sikap polos dari ust Talim ini yang benar-benar tidak ada niatan untuk menghina NU," pungkasnya.

Sekedar diketahui, soal ujian penilaian akhir semester ganjil Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula viral usai menyinggung ormas Nahdlatul Ulama (NU).

Dilihat pada Kamis (9/12/2021), soal pilihan ganda tertulis pada nomor 11. Begini bunyi naskah soal tersebut:

"Diantara orang yang dimurkai oleh Allah SWT, adalah..."

Ada empat empat pilihan ganda terkait soal itu. Pertama Kelompok Yahudi, kedua Kelompok Islam, ketiga Kelompok Jahiliyah, keempat Kelompok 'NU'.

Pada bagian atas soal ujian itu tertulis Kementerian Agama Kantor Kabupaten Karawang, FKDT. Disebutkan soal itu untuk ujian hari Selasa (7/12/2021).

(mud/mud)