Pemkab Bandung Gelontorkan Rp 3 M untuk Bonus Atlet Berprestasi

Muhammad Iqbal - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 11:06 WIB
Pemberian bonus atlet di Kabupaten Bandung.
Foto: Pemberian bonus atlet di Kabupaten Bandung (Muhammad Iqbal/detkcom).
Kabupaten Bandung -

Pemerintah Kabupaten Bandung telah mencairkan kadeudeuh bagi atlet dan pelatih asal Kabupaten Bandung yang meraih medali dalam ajang internasional dan nasional. Total kadeudeuh yang dicairkan sekitar Rp 3,034 miliar.

Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan langsung kadeudeuh kepada setiap atlet. Atlet tersebut yakni yang meraih prestasi pada ajang Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparnas) IX Jakarta Tahun 2019, ajang International Weightlifting Federation (IWF) Junior di Uzbekistan Tahun 2021 dan atlet serta pelatih peraih medali di Olimpiade Tokyo 2021.

Kemudian atlet dan pelatih Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021, POTRADNAS Tahun 2021 dan Juara 1 Trumpet Kategori Scholastic E Solo Winter Guard International Tahun 2020.

"Hari ini kami bisa menyampaikan janji yang pernah terucap waktu itu say bersama rombongan ke Papua dan secara simbolis bersama Ketua KONI Kabupaten Bandung menyampaikan, dan hari ini realisasinya. Walau kemarin rencana 2022 tapi alhamdulillah kami dorong percepatan," ucap Bupati Bandung Dadang Supriatna di Gor Indoor SOR Si Jalak Harupat, Kamis (9/12/2021).

Sebanyak 57 atlet dan 16 pelatih mendapatkan kadeudeuh tersebut. Total kadeudeuh yang diberikan sekitar Rp 3,034 miliar.

"Mudah-mudahan memberikan suatu motivasi kepada atlet lain bahwa pemerintah Kabupaten Bandung, memperhatikan atlet yang punya prestasi," ungkapnya.

Selain itu, dirinya pun mengingatkan kepada para atlet dan pelatih agar tidak lupa zakat dari hasil uang kadeudeuh tersebut. Kemudian juga dapat memberikan bantuan, dukungan serta rasa empati kepada para korban bencana seperti di Lumajang, Jawa Timur.

"Saya minta bagi para atlet yang sudah mendapatkan kadeudeuh dari Pemkab Bandung, titip jangan lupa bayar zakat mal, kedua sodara kita sedang mengalami musibah di Lumajang Jawa Timur," tuturnya.

Kemudian, Dadang menjelaskan bahwa para atlet dan pelatih yang meraih prestasi di ajang Peparnas XVI Papua belum cair uang kadeudeuh-nya. Ia menjanjikan uang kadeudeuh paling lambat cair pada Februari 2022.

"Atlet peparnas NPCI 2022 karena APBD perubahannya sudah berjalan. Paling lama sekitar Februari cair," pungkasnya.

Simak juga 'UNS Guyur Bonus Atlet Peraih Medali di PON Papua':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)