Massa Buruh Purwakarta Bertolak ke Patung Kuda Jakarta

Dian Firmansyah - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 10:46 WIB
Purwakarta -

Massa buruh dari berbagai serikat pekerja buruh di Purwakarta bertolak menuju Jakarta. Mereka akan bergabung dengan kelompok buruh lainnya yang hari ini menggelar aksi unjuk rasa di Patung Kuda, Jakarta.

Rencananya, massa buruh berunjuk rasa di depan Istana Negara dan kantor Mahkamah Konstitusi (MK). Ada tiga tuntutan yang menjadi konsentrasi buruh sehingga melakukan aksi unjuk rasa nasional ini.

"Ada tiga tuntutan kita, yang pertama kita minta cabut Omnibus Law Cipta Kerja yang inkonstitusional cacat formil. Kemudian yang kedua, kita meminta untuk dicabutnya PP 36 sebagai turunan dari Undang-Undang cipta Kerja. Ketiga, kita meminta kepada para gubernur untuk mencabut SK UMP dan UMK sehingga dipakai adalah rekomendasi dari para bupati yang merupakan kesepakatan dari para unsur pemerintah unsur-unsur pengusaha," ujar Koordinator aksi dari FSPMI Kabupaten Purwakarta Wahyu Hidayat saat ditemui sebelum berangkat ke Jakarta di Kawasan Industri BIC, Rabu (8/12/2021).

Wahyu menjelaskan, dengan diberlakukannya pengupahan PP 36, sesuai putusan gubernur Jawa Barat, Kabupaten Purwakarta tidak ada kenaikan UMK untuk tahun 2022. Dia mendesak agar gubernur Jabar mencabut SK tersebut.

"Kami dari Purwakarta ke Jakarta ada sekitar 1.500 orang dari berbagai elemen. Kita bersama dalam aksi nasional. Hari ini sebagai ajang pembuktian bahwa kita sungguh-sungguh dalam upaya memperjuangkan upah dan tolak Omnibus Law," katanya.

Massa buruh Purwakarta ini menggunakan kendaraan menuju Jakarta. Menurut Wahyu, selain ke Istana Negara, buruh akan mempertanyakan amar putusan Mahkamah Konstitusi terkait penolakan UU Cipta Kerja.

"Mudah-mudahan kita bisa bertemu dengan Ketua MK, sehingga kita bisa mempertanyakan lagi tentang multi tafsir yang ada terhadap amar putusan 4 dan 7, bahwasanya Undang-Undang Cipta Kerja itu sudah cacat formil dan inkonstitusional," tutur Wahyu.

(bbn/bbn)