Round-Up

Drama Penyekapan-Jaringan Internasional di Balik Perampokan Bank Karawang

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 08:21 WIB
Komplotan perampok bank di Karawang ditangkap
Foto: Komplotan perampok bank di Karawang ditangkap (Dony Indra Ramadhan/detikcom).
Bandung -

Sepuluh orang residivis melakukan aksi perampokan bank swasta di Karawang. Aksi penyekapan hingga komplotan jaringan internasional dibalik aksi perampokan duit ratusan juta rupiah itu.

Aksi perampokan dilakukan mereka pada Jumat (26/11) dua pekan lalu. Mereka menyasar bank swasta Maybank kantor cabang Karawang.

Kesepuluh orang pelaku ini datang menggunakan dua unit roda empat. Delapan orang dari mereka kemudian masuk ke dalam bank sambil membawa senjata api.

Salah satu pelaku kemudian menodongkan senjata api terhadap satpam dan karyawan bank tersebut. Bahkan mereka meminta agar karyawan tiarap.

"Kemudian beberapa orang pelaku mengikat satpam dan menyekapnya di back office," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar.

Di saat bersamaan, pelaku lainnya menjalankan aksinya. Mereka meminta karyawan di sana untuk menunjukkan lokasi penyimpanan uang.

Dari hasil penyelidikan, pelaku berhasil menggasak uang pecahan rupiah, dollar hingga yen yang totalnya mencapai Rp 400 juta.

"Setelah berhasil mengambil uang, pelaku lalu mengikat karyawan bank dan pergi meninggalkan TKP," kata dia.

Aksi mereka tergolong dilakukan secara sistematis. Erdi mengatakan pelaku sudah menggambar lebih dahulu soal bank sasarannya.

"Hasil lidik mereka sudah membaca, menggambar. Mencari celah di mana adanya kelemahan. Masalah waktu dan situasi di perbankan khususnya di Jabar. Mereka memutuskan salah satu bank untuk bisa dilakukan kejahatan di Karawang. Intinya mereka sudah gambar dan mencari celah kelemahan dari beberapa bank," tuturnya.

Polisi mengendus keberadaan mereka. Hingga akhirnya mereka ditangkap di beberapa tempat berbeda seperti di Jakarta, Tangerang hingga Sumatera Selatan.

Dari hasil penyelidikan, mereka ternyata komplotan yang sudah sering menjalankan aksi perampokan. Bahkan, beberapa negara di kawasan Asia pernah disatroni kelompok ini.

Adapun negara-negara yang pernah di sambangi mulai dari Vietnam, Malaysia, Thailand, Myanmar dan China. Sementara di dalam negeri, mereka melakukan aksi di Kota Cirebon, Kota Bogor, Cikarang dan Jakarta Barat.

"Mereka sudah bermain di mana-mana. Jangankan Indonesia, mereka sudah di Asia," kata Erdi.

Simak juga 'Mencekam! Ormas di Karawang Bentrok, 1 Mobil Hancur dan 2 Orang Luka':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/mso)