Erick Thohir Minta Petani Indonesia Melek Teknologi-Jeli Lihat Peluang

Whisnu Pradana - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 12:14 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir saat berkunjung ke kebun jeruk di Bandung Barat.
Foto: Menteri BUMN Erick Thohir saat berkunjung ke kebun jeruk di Bandung Barat (Whisnu Pradana/detikcom).
Bandung Barat -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta petani di Indonesia termasuk yang ada di Kabupaten Bandung Barat (KBB) bisa melek teknologi dalam menjalankan pertaniannya.

Hal itu disampaikan Erick Thohir saat menyambangi lahan pertanian jeruk lemon california dan dekopon di Kampung Tugu 4, Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (5/12/2021).

"Rekan-rekan petani juga sekarang sudah harus mulai melek teknologi, karena memang sekarang ini kan eranya sudah berubah (serba teknologi)," ungkap Erick kepada wartawan.

Erick mencontohkan untuk petani lain di seantero Indonesia bisa memanfaatkan teknologi mulai dari penanaman hingga pemilahan yang sudah diterapkan di lahan pertanian jeruk lemon di Bandung Barat.

"Apakah teknologi dari penanaman, pemilihan hasil tanamannya, dan jaringan pasar yang harus bisa membuktikan kemampuan mereka sebagai petani sukses," kata Erick.

Setelah menguasai teknologi, para petani juga diminta supaya bisa melihat peluang pasar untuk menjajakan produk pertanian yang mereka hasilkan.

"Setelah itu, tinggal bagaimana para petani di kita ini mesti bisa juga melihat peluang pasar, jangan hanya fokus bercocok tanam saja karena pasar jadi instrumen yang penting," terang Erick.

Erick yang dalam kunjungannya didampingi Direktur Utama BRI juga meminta agar bank pelat merah itu bisa menjadi lokomotif utama untuk sektor UMKM dan pertanian agar bisa maju.

"Ketika BRI menjadi bank korporasi, ini salah besar. 85 persen pinjaman BRI itu untuk UMKM, jadi sisanya untuk korporasi tapi itupun untuk korporasi yang ada hubungannya dengan UMKM. Di situlah bagaimana kita mendorong BRI jadi lokomotif untuk UMKM," ujar Erick.

Simak juga 'Erick Thohir Bakal Benahi Dana Pensiun BUMN yang Jadi Lahan Korupsi':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)