Menanti Hijaunya Terasering Panyaweuyan Majalengka

Bima Bagaskara - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 14:26 WIB
Terasering Majalengka
Keindahan pemandangan di Terasering Panyaweuyan. (Foto: Bima Bagaskara/detikcom)
Majalengka -

Terasering Panyaweuyan merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang ada di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Destinasi wisata ini menjadi tempat favorit wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan bersama teman, keluarga atau pasangan.

Panorama alam berupa gugusan bukit yang dipenuhi tanaman bawang membuat pemandangan Terasering Panyaweuyan akan terlihat hijau menyegarkan mata. Lokasi ini juga sangat cocok dijadikan spot untuk melihat matahari terbit dan terbenam.

Namun untuk melihat pemandangan indah Terasering Panyaweuyan dengan hamparan hijaunya tanaman bawang, wisatawan perlu datang pada waktu yang tepat. Pasalnya saat ini, para petani bawang baru mulai menanam sehingga warna hijau yang berasal dari daun bawang belum begitu terlihat.

Mulyadi, salah satu pengelola Wisata Panyaweuyan mengungkapkan, waktu yang cocok untuk datang dan menyaksikan keindahan pemandangan di Terasering Panyaweuyan adalah saat memasuki pertengahan Desember.

"Pengunjung banyak yang nanya kapan musim tanam dimana hamparan Terasering itu hijau semua. Untuk waktunya itu, di pekan kedua bulan Desember, itu sudah hijau karena November petani sudah menggarap lahan dan menanam bawang," kata Mulyadi yang akrab disapa Mangku ini, Sabtu (4/12/2021).

Terasering MajalengkaPanorama alam berupa gugusan bukit yang dipenuhi tanaman bawang membuat pemandangan Terasering Panyaweuyan akan terlihat hijau menyegarkan mata. (Foto: Bima Bagaskara/detikcom)

Mangku menjelaskan pengunjung mulai bisa menyaksikan hamparan tanaman bawang akan menghijaukan Terasering Panyaweuyan selama 40 hingga 50 hari. Pada saat itulah, kata dia, merupakan waktu terbaik untuk datang berkunjung ke Terasering Panyaweuyan yang lokasinya meliputi 3 desa ini.

"Jadi momen di sini lagi bagus-bagusnya itu mulai pertengahan Desember hingga 40-50 hari ke depan. Itu lagi hijau merata semua tanaman bawang," ujarnya.

Menurut Mangku, pengelola Wisata Panyaweuyan mulai mempersiapkan datangnya pengunjung pada momen Nataru nanti. Namun Ia memperkirakan, pengunjung yang datang tidak akan sebanyak tahun-tahun sebelum pandemi COVID-19.

"Karena masih pandemi kemungkinan tidak sebanyak tahun sebelumnya. Tapi peningkatan pasti ada, kita juga mulai bersiap, misal tempat parkir yang sudah ada diperlebar. Nanti informasinya juga ada pembatasan ganjil genap saat Nataru," kata Mangku.

(bbn/bbn)