Pengatur Perbaikan Jalan di Cihampelas Tewas Ditusuk 2 Pemuda Mabuk

Whisnu Pradana - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 16:47 WIB
Dua pemuda mabuk di Bandung Barat tusuk pria hingga tewas
Dua pemuda mabuk di Bandung Barat tusuk pria hingga tewas (Foto: Whisnu Pradana)
Bandung Barat -

Yudiana (20) seorang warga Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dianiaya dan ditusuk menggunakan badik oleh dua orang pemuda hingga akhirnya tewas pada 29 Oktober 2021 pukul 21.00 WIB.

Dua pelaku yang menganiaya Yudiana hingga tewas yakni Ahmad Zaenal (20) dan Reza (19). Keduanya kini telah diamankan oleh jajaran Polsek Cililin dibantu Satreskrim Polres Cimahi.

Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengatakan peristiwa berdarah tersebut berawal saat korban yang merupakan pengatur lalulintas sukarela tengah melakukan buka tutup Jalan Raya Cihampelas yang sedang dalam perbaikan. Korban terlibat keributan dengan kedua pelaku.

"Korban itu menarik tali pembatas untuk buka tutup jalan. Nah ternyata talinya tersangkut di kendaraan pelaku, kemudian mereka tidak terima," ujar Imron kepada wartawan saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Senin (29/11/2021).

Kedua pelaku yang tengah dalam pengaruh minuman beralkohol kemudian memaki korban dengan kata kasar. Korban turut terpancing emosinya hingga akhirnya mereka terlibat keributan.

"Korban enggak terima karena dimaki pelaku, akhirnya mereka ini berantem. Dua lawan satu korban dikeroyok," ucap Imron.

Saat korban yang tak berdaya akibat dihajar kedua pelaku, salah seorang pelaku kemudian menusuk perut korban menggunakan badik yang selalu dibawanya hingga akhirnya tak sadarkan diri karena luka para yang diderita akibat tusukan tersebut

"Pelaku dengan tegas menusuk korban hingga meninggal dengan badik yang dibawanya. Setelah kejadian itu orangtua korban membuat laporan polisi. Kemudian dilakukan pengejaran, salah satu pelaku ditangkap di Bogor. Keduanya dikenakan Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman 12 tahun penjara," pungkas Imron.

Reza, pelaku yang menusuk korban hingga tewas mengaku melakukan aksi brutalnya akibat terpengaruh minuman keras sehingga tidak bisa mengendalikan emosinya ketika tali yang digunakan untuk menutup jalan mengenainya.

"Iya habis minum (miras) makanya seperti itu. Bawa sajam untuk jaga-jaga saja. Dulu anggota geng motor," kata Reza.

(mud/mud)