Soroti Isu Lingkungan, 10 Juta Pohon Bakal Ditanam di Jabar

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Sabtu, 27 Nov 2021 21:31 WIB
Partai Gelora akan menanam 10 juta pohon di Jabar
Partai Gelora akan menanam 10 juta pohon di Jabar (Foto: Istimewa)
Bandung -

Isu lingkungan menjadi salah satu aspek yang disorot Partai Gelora Indonesia. Langkah kongkret akan dilakukan partai besutan Anis Matta itu dengan menanam 10 juta pohon.

Penanaman pohon akan difokuskan di sejumlah titik di Jabar seperti Kampung Cikoneng, Sub DAS Cirarik, Cibiru, Cileunyi, Bandung (Hulu DAS Citarum), Waduk Jatiluhur Purwakarta dan Muara Gembong (hilir/muara DAS Citarum) di Bekasi.

"Ini adalah sebagai bentuk kontribusi kecil dari partai Gelora, namun saya berharap kampanye menanam pohon bisa menularkan kesadaran kepada seluruh masyarakat Indonesia tentang pentingnya menanam pohon," ujar Ketua DPW Partai Gelora Jawa Barat Haris Yuliana dalam keterangannya, Sabtu (27/11/2021).

Haris mengatakan upaya penanaman pohon tersebut akan dilakukan secara berkesinambungan hingga tahun 2024 mendatang. Penanaman pohon akan dimulai saat peringatan hari penanaman pohon yang jatuh besok. Bahkan Ketum Partai Gelora Anis Matta rencananya akan hadir langsung menanam pohon di kawasan Cileunyi.

"Partai Gelora Indonesia mengajak selamatkan bumi, birukan langit dengan menanam pohon melalui program Gelora Tanam 10 Juta," katanya.

Haris menuturkan isu lingkungan disorot lantaran kondisi lahan hijau terlebih di Jabar minim. Sehingga untuk menjaga kualitas lingkungan perlu penghijauan di setiap sisi.

"Saya yakin, semua orang sudah tahu tentang pentingnya keberadaan pohon di tengah-tengah kehidupan, saya pun yakin, sumber dari bencana di bumi ini lantaran perubahan iklim dan perubahan iklim ini dipicu karena manusia tidak bersahabat dengan pohon. Rasa peduli terhadap lingkungan ini sudah hamper punah. Namun kita tidak akan pernah lelah untuk selalu mengingatkan pentingnya menanam pohon," katanya.

"Tidak ada kata terlambat, mari selamatkan bumi bersama untuk anak cucu kita," ujar dia menambahkan.

Ketua Pelaksana Rikrik Hartadi mengatakan gerakan ini juga turut mendapat dukungan dari masyarakat. Bahkan unsur masyarakat ikut terlibat dalam gerakan tersebut.

"Dari target hanya 20 elemen dari ormas, ternyata antusiasme cukup besar. Dengan berat hati karena masih dalam situasi pandemi, kita batasi hanya 39 elemen dari luar partai Gelora Indonesia," katanya.

(dir/mud)