Jabar Banten Hari Ini: Kantor Kelurahan di Serang Jadi TPS-Bocah SD Diduga Dibunuh

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 19:32 WIB
Sampah kiriman Tangsel sengaja dibuang warga Serang ke kantor kecamatan dan kelurahan
Sampah kiriman Tangsel sengaja dibuang warga Serang di kantor kelurahan dan kecamatan (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom).
Bandung -

Sejumlah peristiwa menarik terjadi di Jawa Barat dan Banten hari ini. Mulai dari protes warga Serang yang membuang sampah asal Tangerang Selatan ke kelurahan dan kecamatan hingga motif pelaku di balik cerita sadis pria paruh baya yang dikubur hidup-hidup.

Berikut rangkuman beritanya:

Protes, Warga Serang Buang Sampah Asal Tangsel di Kantor Kelurahan-Kecamatan

Protes pengiriman sampah dari Tangsel ke TPS Cilowong terus dilakukan warga Kota Serang. Truk sampah disetop dan meminta dibuang ke kantor kelurahan-kecamatan.

Protes pengiriman sampah dari Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPS Cilowong terus dilakukan warga Kota Serang. Bahkan, armada pengangkut dicegat warga, sampahnya dibuang ke kantor Kecamatan Taktakan dan Kelurahan Cilowong.

Pantauan detikcom pukul 08.00 WIB, sampah dibuang tepat di depan kantor Kecamatan Taktakan di Jalan Raya Taktakan. Sampah dibuang begitu saja di depan pintu gerbang.

Selain itu, tumpukan sampah juga dibuang di halaman kantor Kelurahan Cilowong di jalan yang sama. Sampah menimbulkan bau menyengat. Sampah yang dibuang sudah membusuk dan menghitam. Kondisi dua kantor pemerintahan itu pun terlihat masih kosong.

Warga di depan kantor kecamatan, Aries mengatakan, sampah itu berasal dari truk pengangkut dari Tangsel pada sekitar pukul 23.00 WIB. Warga di sepanjang Jalan Raya Taktakan informasinya menyetop armada sampah dan meminta dibuang ke depan kantor kecamatan.

"Itu tadi malam, awalnya kan warga di sini protes," katanya kepada detikcom di lokasi, Rabu (27/10/2021).

Warga KelurahanCilowong,Arief mengatakan, warga yang protes memang dari gerakan wargaTaktakan yang memprotes pembuangan sampah keTPS. Tadi malam, sekitar pukul 20.00 WIB, sebagian besar warga protes terhadap armada sampahTangsel.