Unak Anik Jabar

Tradisi Ngikis dan Cuci Benda Pusaka di Ciamis

Dadang Hermansyah - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 08:31 WIB
Tradisi Ngikis di Ciamis
Tradisi ngikis dan cuci benda pusaka di Cidolog, Kabupaten Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)
Ciamis -

Warga Desa Ciparay, Kecamatan Cidolog, Ciamis, mengikuti Tradisi Ngikis dan pencucian benda pusaka bersejarah peninggalan tokoh penyebar agama Islam. Lokasinya di Situs Joglo Cidolog.

Tradisi ini merupakan sebuah acara budaya yang rutin digelar setiap tahun pada bulan Rabiul Awal. Tradisi Ngikis ini diawali dengan melaksanakan tawasul akbar, berzikir serta mendoakan sesepuh terdahulu Kiyai Mangung Tapa Wijaya Kusuma. Kemudian dilanjutkan melakukan pencucian benda pusaka peninggalannya. Pencucian dilaksanakan di rumah juru kunci Situs Joglo Cidolog yang tempatnya di sekitar situs.

Peninggalan benda pusaka di situs tersebut yaitu sebuah tongkat kayu (teteken), timbangan dari kuningan, dua buah lempengan kuningan berisi pesan dengan huruf Arab. Ada juga dua buah bokor (semacam tempurung), gelang/kalung rantai dari kuningan plus kerincingan (gengge). Benda tersebut disimpan di sebuah museum kecil dan sederhana di dekat pemukiman dengan alasan keamanan.

Juru kunci, Ajum, mengatakan Situs Keramat Joglo Cisaga ini memiliki luas sekitar empat hektare dan merupakan hutan lindung. Di lokasi ini ada makam tokoh penyebar agama Islam.

Tradisi Ngikis di CiamisTradisi ngikis dan cuci benda pusaka di Cidolog, Kabupaten Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)

Menurutnya, tradisi ini sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh terdahulu yang berjasa atas penyebar Islam. Jangan sampai tradisi ini menjadi hal yang dapat mengganggu akidah.

"Tradisi ini adalah bentuk penghormatan atas jasa perjuangannya sekaligus merawat benda peninggalannya. Juga kita sebagai penerusnya harus menjaga semangat perjuangannya dalam menegakkan syiar Islam," kata Ajum, Jumat 22 Oktober 2021.