Menilik Nasib Produksi Stroberi Bandung

Muhammad Iqbal - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 15:47 WIB
Petani Stroberi di Ciwidey Bandung
Stroberi yang ditanam petani di Kabupaten Bandung. (Foto: Muhammad Iqbal/detikcom)
Kabupaten Bandung -

Tidak diragukan lagi, Kabupaten Bandung merupakan daerah yang memproduksi stroberi terbanyak di Indonesia. Terbukti di tahun 2014, angka produksi stroberi di Indonesia hampir 90 persennya berasal dari Kabupaten Bandung.

Maka layaklah sebuah 'Tugu Stroberi' bertengger di Kabupaten Bandung. Tugu tersebut dibangun pada 2012 tepat di pusat ibu kota Kabupaten Bandung yang berada di tengah Jalan Raya Kopo-Soreang.

Petani Stroberi BandungLokasi 'Tugu Stroberi' di Jalan Raya Kopo-Soreang, Kabupaten Bandung. (Foto: Muhammad Iqbal/detikcom)

Tapi, warna merah stroberi pada ikon Kabupaten Bandung itu sudah tidak terlihat. Hal yang tampak hanya warna kusam yang kalah dengan warna merah rambu jalan.

Apakah nasib stroberi asal Kabupaten Bandung seperti nasib 'Tugu Stroberi' yang warnanya memudar itu?

Produksi Stroberi Nasional Milik Kabupaten Bandung

Kabupaten Bandung patut bangga dengan produksi stroberi di tahun 2014. Pasalnya, di tahun tersebut Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produksi tanaman buah stroberi di Indonesia mencapai 58.884 ton.

Di tahun itu pula, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat mencatat, Kabupaten Bandung berhasil memproduksi 50.755 ton buah stroberi.

Bila menyandingkan data tersebut, 86 persen produksi stroberi nasional disumbang dari daerah selatan Bandung itu. Tren tersebut terus terjadi hingga empat tahun kemudian.

Tercatat hingga 2018, kontribusi dari produksi stroberi Kabupaten Bandung tidak pernah berada di bawah 50 persen terhadap produksi stroberi nasional. Dimungkinkan pula, tren kenaikan dan penurunan produksi stroberi nasional dipengaruhi oleh produksi di Kabupaten Bandung.

Contohnya, di 2014 hingga 2016. Di tahun 2015, produksi stroberi di Kabupaten Bandung minus 47,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara, di tingkat nasional, di tahun yang sama mengalami minus 46 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kecenderungan tersebut berlanjut di 2016, di mana produksi stroberi Kabupaten Bandung minus 74,32 persen dibanding tahun sebelumnya. Di tahun yang sama, produksi nasional minus 62 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sedangkan pada 2017 - 2018 grafik penurunan dan kenaikan antara Kabupaten Bandung dan nasional mengalami perbedaan, namun angkanya terpaut dekat. Produksi nasional naik 1,1 persen di saat Kabupaten Bandung minus 6,9 persen pada 2017.

Angka di atas sudah menunjukkan seberapa besarnya dominasi stroberi produksi Kabupaten Bandung di tingkat nasional. Tapi, bagaimana di tingkat lokal?