Wacana Pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Bupati Majalengka: Tak Tertarik

Bima Bagaskara - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 11:31 WIB
Bupati Majalengka Karna Sobahi
Foto: Bupati Majalengka Karna Sobahi (Bima Bagaskara/detikcom).
Majalengka -

Bupati Majalengka Karna Sobahi mengaku tidak tertarik dengan adanya rencana pembentukan Provinsi Cirebon Raya. Menurutnya yang terpenting saat ini adalah bagaimana menangani COVID-19 dan melanjutkan pembangunan.

"Jadi begini ya saya belum tertarik ya berbicara Provinsi Cirebon kemudian kami masih konsentrasi mengurus COVID-19 dan pembangunan di Majalengka," ucap Karna saat diwawancarai di Gedung Islamic Center Majalengka, Selasa (28/9/2021).

Bahkan, kata Karna, sejak awal munculnya isu pembentukan Provinsi Cirebon Raya, dirinya baik secara pribadi maupun bupati sama sekali tidak pernah ikut pembahasan.

"Sejak awal pembahasan isu Provinsi Cirebon, kami tidak pernah ikut-ikutan sih, karena tidak tertarik saya baik secara pribadi maupun bupati," tegasnya.

Bahkan kalaupun Majalengka mendukung rencana pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Karna yakin 100 persen Pemerintah Jawa Barat tidak akan melepas Majalengka gabung ke Provinsi Cirebon Raya.

"Kalaupun mendukung, Jawa Barat tidak akan melepas Majalengka, yakin saya. Jawa Barat tidak akan melepaskan Majalengka, karena apa, karena ada BIJB," ujarnya.

Sebelumnya Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Cirebon Raya (KP3C) telah menggelar deklarasi pembentukan calon otonomi daerah baru (CODB) Provinsi Cirebon Raya.

Rencana pembentukan Provinsi Cirebon Raya yang di dalamnya meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan dianggap perlu dilakukan karena daerah yang dikenal dengan sebutan Ciayumajakuning ini sudah layak untuk mandiri dan menjadi DOB.

"Kalau ini merugikan, ya harus dibuktikan dengan kajian akademis. Kami membuktikan bahwa sudah layak mandiri. Potensi sumber daya alam dan manusianya sangat luar biasa," kata Ketua Umum KP3C Kurniawan Bahtiar usai deklarasi di salah satu hotel di Kota Cirebon, Jawa Barat, Senin (27/9/2021).

Simak juga 'Aksi Saling Lempar Batu Terjadi di Keraton Kasepuhan Cirebon':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)