Sederet Fakta di Balik Aksi Suami Sadis Siksa Istri hingga Tewas

Whisnu Pradana - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 13:22 WIB
Poster
Ilustrasi kasus penganiayaan (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)
Bandung Barat -

Nani Sudiani (39) disiksa secara brutal oleh suaminya, Cecep Dadan alias Dewa (37) pada 15 September 2021. Kini Cecep harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukannya pada sang istri.

Cecep terancam hukuman penjara hingga 15 tahun. Berikut fakta-fakta di balik kejadian sadis yang menimpa Nani hingga meregang nyawa di tangan suaminya sendiri.

Motif Cemburu

Lantas apa yang mendasari Cecep sampai hati menyiksa istrinya tersebut? Dari pengakuan tersangka, hal itu berawal atas pengakuan Nani yang menyebut dia telah pergi dengan laki-laki lain.

"Pengakuan tersangka juga dia tidak kenal dengan lelaki yang pergi dengan istrinya. Jadi istrinya hanya mengaku ke dia kalau sudah pergi dengan lelaki lain. Dari situ dia cemburu lalu menyiksa istrinya itu," ujar Kanit PPA Satreskrim Polres Cimahi Ipda Yuhadi.

Sebelum disiksa Nani dan Cecep sempat terlibat adu mulut hingga akhirnya memutuskan ia pergi meninggalkan suaminya itu. Apalagi suaminya itu hanya bekerja serabutan yang membuat hubungan mereka tak harmonis lagi.

"Mungkin untuk melampiaskan rasa kesalnya dengan pergi sama lelaki lain, karena dia juga kesal suaminya nikah terus. Korban juga mengaku sering komunikasi, jadi tersangka ini cemburu," kata Yuhadi.

Disiksa Selama Lima Jam

Semua bagian tubuh Nani tak luput dari pukulan suaminya bahkan sampai ada juga yang disundut rokok. Nani juga disiksa oleh pria yang berprofesi sebagai tukang bangunan itu menggunakan aluminium sepanjang 45 sentimeter.

Namun yang paling fatal adalah pukulan tangan Cecep yang mendarat di kepala bagian belakang Nani hingga membuatnya kehilangan nyawa. Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan Nani disiksa oleh Cecep sejak pukul 20.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB atau selama lima jam.

"Korban dipukulin sampai jam 1 malam. Sesudah itu tersangka sempat minta dibuatkan kopi. Mereka ngobrol dulu sampai jam 2 pagi. Kemudian istirahat, lalu jam 4 pagi baru korban merasa sesak dan muntah-muntah. Dibawa ke RS lalu meninggal dunia," ujar Yohannes.

Simak juga Video: Misteri Kematian Pria saat Live TikTok, Keluarga Tepis Bunuh Diri

[Gambas:Video 20detik]



Aksi Penyiksaan Disaksikan Istri Siri

Penyiksaan yang dilakukan Cecep kepada Nani pada 15 September disaksikan oleh istri sirinya.

"Saat pelaku menganiaya istri sahnya, di situ disaksikan oleh istri sirinya. Istri sirinya sudah berusaha untuk menahan tapi tidak digubris sehingga penganiayaan tetap dilakukan," ungkap Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro.

Yohannes menyebut istri siri tersangka tak terlibat apapun saat kejadian penganiayaan itu berlangsung. Hal itu dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan

"Kami dalami baik itu dari keterangan tersangka, saksi, maupun alat bukti lainnya tidak ada keterlibatan istri sirinya dan murni hanya sebagai saksi," terang Yohannes.

Dari penuturan Cecep, sambung Yohannes, istri sirinya baru datang sepekan lalu dari Majalengka. Kemungkinan istri sirinya tersebut hendak meminta cerai.

"Mereka enggak tinggal serumah, tapi istri sirinya baru datang dari Majalengka. Katanya kemungkinan mau minta cerai juga," tutur Yohannes.

Cecep Sudah 7 Kali Menikah

Cecep Dadan alias Dewa seorang suami yang menyiksa istri hingga tewas ternyata sudah tujuh kali menikah. Pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang bangunan itu dua pernikahannya secara resmi sementara lima pernikahannya yang lain secara siri.

Nani istri yang dihabisinya pada 15 September lalu, merupakan istri ke enam dari tujuh kali pernikahannya. Namun Nani merupakan istri ke dua yang dinikahi secara sah.

"Sudah tujuh kali nikah. Yang resmi hanya dua, yang pertama sama yang meninggal. Dia istri ke enam tapi kedua yang sah. Sisanya istri siri," ujar Cecep kepada wartawan.

Mengaku Baru Sekali Menyiksa Istri

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cimahi Ipda Yuhadi mengatakan jika Cecep mengaku baru kali ini bertindak kasar sampai menyiksa istrinya itu.

Namun penyiksaan yang pertama kali dilakukan Cecep ternyata berujung bui. Lantaran sang istri, Nani Sudiani meregang nyawa usai disiksa Cecep selama berjam-jam.

"Sementara dari hasil interogasi dia mengaku baru kali ini. Kita coba interogasi ke istri yang lain juga biasa saja cuma ke istri yang ini karena dia cemburu," ujar Yuhadi.

(bbn/bbn)