Bupati Bandung Rotasi 9 Pejabat, Sejumlah Jabatan Masih Kosong

Muhammad Iqbal - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 17:27 WIB
Rotasi pejabat di Pemkab Bandung.
Foto: Rotasi pejabat di Pemkab Bandung (Istimewa).
Kabupaten Bandung -

Bupati Bandung Dadang Supriatna merotasi sembilan pejabat tinggi di lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten Bandung. Meski begitu, masih ada sejumlah jabatan yang masih kosong.

Rotasi kepala perangkat daerah tersebut termuat dalam Surat Keputusan Bupati Bandung Nomor 821/SK.505-BKPSDM/2021 tanggal 22 September 2021, Tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dari dan ke dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

"Kita sudah melaksanakan pelantikan eselon II, berdasarkan surat ijin dari KASN dan Mendagri. Di mana sebulan yang lalu ujikom (uji kompetensi), berdasar pada ujikom kemudian menyampaikan ini hanya rotasi dan mutasi, ini bukan open bidding," ungkap Dadang Supriatna usai acara pelantikan di Rumah Jabatan Bupati, Soreang, Rabu (22/9/2021).

Pertama ada nama Erwin Rinaldi. Dia awalnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), kini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda). Selanjutnya ada Agus Nuria Agusanas yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Dia kini mengisi jabatan Kadisperkimtan.

Kemudian Zeus Zultaqawa menjabat sebagai Kadis KDPUTR yang sebelumnya menjabat sebagai Kadishub. Jabatan Kadishub diisi oleh Iman Irianto, dirinya sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Jabatan Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya diisi oleh Wawan Ridwan. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Jabatan yang kosong di Kepala BKPSDM akan diisi oleh Kepala Pelaksana Harian Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Akhmad Djohara. Kemudian, ada nama Agus Firman yang ditunjuk menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Ekonomi. Ia melepas jabatan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM).

Selanjutnya, jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan kini diisi oleh Tri Heru Setiati yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus). Jabatan Disarpus diisi oleh Yosep Nugraha, yang sebelumnya menjabat Kadisparbud.

Dengan rotasi yang baru tersebut, ada sejumlah jabatan tinggi yang masih kosong. Di antaranya, Kesbangpol, BPBD, Diskop UKM, Setwan dan Inspektorat.

Rotasi dan mutasi, kata Dadang, merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi pemerintahan. Ia pun mengimbau para pejabat yang baru dilantik untuk dapat mengakselerasi program serta visi misi pembangunan yang diemban bupati.

"Kita harus maraton, karena kondisi akhir tahun ada dua tahapan yang harus disukseskan. Yang pertama, menyukseskan pembahasan RAPBD, di mana tersisa waktu 3 bulan lagi. Yang kedua, mempersiapkan KUA/PPAS untuk APBD murni 2022," tutur Kang DS, sapaan akrabnya.

Ia mengaku optimis, dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di Kabupaten Bandung. Ia berharap pula setiap PNS atau ASN dapat bergerak selaras dengan visi misi.

"Saya yakin dengan kurang lebih 15 ribu ASN yang kita miliki, kita akan mampu mewujudkan masyarakat Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera," ujarnya.

Lihat juga video 'Walkot, ASN, hingga Warga Rame-rame Bebersih Kota Bandung':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)