Oknum Polisi Pelaku Tabrak Lari di Garut Terancam Sanksi Tegas

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Sabtu, 04 Sep 2021 11:29 WIB
ilustrasi kecelakaan mobil dan truk, tabrakan
Ilustrasi (Foto: Ilustrasi: Andhika Akbaryansyah)
Garut -

Oknum anggota polisi pelaku tabrak lari di Garut yang menewaskan pemotor menjalani pemeriksaan oleh Propam. Oknum tersebut terancam disanksi apabila terbukti bersalah.

"Tentunya ada dong. Kita tidak main-main. Ada sanksi tegas yang akan diberikan kepada oknum apabila memang yang bersangkutan bersalah," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat dihubungi, Sabtu (4/9/2021).

Ancaman hukuman yang diberikan bisa beragam. Mulai dari sanksi etik hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

"Ada kemungkinan PTDH. Didalami dulu oleh Propam," kata dia.

Kendati demikian, Erdi masih menunggu hasil pendalaman dan pemeriksaan oleh Propam Polres Garut. Polda Jabar ikut membekup proses pendalaman.

"Menunggu keputusan Kapolres, sedang diperiksa Prompam Polres tapi dibackup oleh Propam Polda," tuturnya.

Sebelumnya, Mobil menghantam dua kendaraan dalam insiden tabrak lari yang menewaskan seorang pemotor di Kabupaten Garut. Pelakunya disebut-sebut merupakan oknum polisi.

Insiden tabrakan berlangsung di dua tempat berbeda di Kecamatan Tarogong Kidul pada Selasa (31/8) petang, sekira pukul 17.00 WIB. Kejadian bermula saat kendaraan roda empat bercat silver menabrak satu sepeda motor bernomor polisi Z-5618-FQ di Jalan Pembangunan atau dekat Perempatan Gordah.

Mobil bernomor polisi D-1286-VQ kemudian tancap gas menuju ke arah Jalan Rumah Sakit. Sekitar 800 meter dari lokasi tabrakan atau tepat depan RSUD dr. Slamet Garut, mobil itu kembali menabrak mobil dinas milik Pemda Garut.

Dalam video amatir rekaman warga yang tersebar via WhatsApp terlihat mobil tersebut sampai berbalik melawan arus. Banyak warga mengerumuni mobil pelat hitam itu.

Bagian kaca depan mobil itu terlihat rusak seperti dihantam benda tumpul. Selain itu, kaca spion juga terlihat hampir rampung.

Dalam video berdurasi 30 detik itu juga terdengar warga meneriaki pengemudi mobil tersebut. "Eh turun kamu," ujar salah seorang perempuan yang ada di lokasi.

Terlihat saat kejadian petugas berpakaian preman berupaya mengevakuasi pengemudi tersebut dari kepungan massa. Seorang petugas mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya ke atas seperti berancang-ancang memberi tembakan peringatan. Petugas lainnya terpantau menjauhkan massa.

(dir/mud)