Peringati HUT RI, Pegiat Lingkungan Bandung Kenakan APD Dukung Nakes

Muhammad Iqbal - detikNews
Selasa, 17 Agu 2021 16:41 WIB
Pegiat lingkungan di Kabupaten Bandung kenakan APD dalam peringatan HUT ke-76 RI, sebagai bentuk dukungan kepada nakes.
Foto: Pegiat lingkungan di Kabupaten Bandung kenakan APD dalam peringatan HUT ke-76 RI, sebagai bentuk dukungan kepada nakes (Muhammad Iqbal/detikcom).
Kabupaten Bandung -

HUT ke-76 Republik Indonesia bukan hanya sebagai moment perayaan. Namun juga sebagai momentum untuk bangkit dan juga menunjukkan rasa solidaritas terutama di tengah Pandemi COVID-19 seperti sekarang ini..

Seperti dilakukan sejumlah pegiat lingkungan di Rancaekek, Kabupaten Bandung. Mereka menggunakan sebuah alat pelindung diri (APD) atau hazmat dalam perayaan HUT ke-76 RI.

Ketua Pelaksana Adriana menuturkan, penggunaan APD dalam peringatan kemerdekaan ini memberikan pesan solidaritas kepada para tenaga kesehatan. Pasalnya selama pandemi COVID-19 para nakes menjadi garda terdepan melawan virus mematikan tersebut.

"Ini juga sebagai support kepada nakes garda terdepan di penanganan COVID-19. Kami memberikan support agar terus semangat, karena kami selalu ada untuk nakes. Sebagai garda terdepan jangan pernah lelah, jangan pernah berhenti untuk menjadikan Indonesia bebas COVID-19," ungkap Adriana, Selasa (17/8/2021).

Sebanyak delapan orang berdiri di tepi Sungai Cikijing dengan mengenakan APD. Mereka harus berdiri beberapa menit di tengah terik panasnya matahari.

Adriana menuturkan penggunaan APD jugasebagai peringatan bahwa Indonesia belum bebas dari COVID-19. Ia berharap agar masyarakat mematuhui protokol kesehatan.

"Saya ingin mengingatkan ke masyarakat bahwa kami selalu ada untuk masyarakat, siap untuk segala apapun berkaitan Corona. Kita harus selalu bekerja sama, kita juga harus mengikuti anjuran pemerintah, menggunakan masker, patuhi protokol kesehatan," ucapnya.

Selain itu, Adriana menegaskan, penggunaan APD dalam aksinya bukanlah suatu hal yang mubazir. Pasalnya, sebagian dari pada pegiat sungai di Rancaekek juga merupakan relawan COVID-19.

"Jadi kami dari mulai Maret juga sudah mulai ikut semprot disinfektan, bagi masker, pemulasaran jenazah, ikut support yang lagi isoman. Jadi kami di sini juga ikut serta dengan pengurus setempat dalam penanganan COVID-19," katanya.

Selain penggunaan APD, beberapa hari lalu, sebuah bendera sepanjang 76 meter dibentangkan di tepi Sungai Cikijing. Panjang bendera itu persis dengan usia dari Republik Indonesia.

Pembentangan bendera di tepi sungai memberikan pesan agar masyarakat Indonesia bisa hidup berdampingan dengan alam. Pasalnya, di Rancaekek sendiri, bencana alam sering terjadi akibat dari ulah masyarakatnya sendiri.

(mso/mso)