Panorama 360

Melihat Lokasi Batu Unik Peninggalan Wali yang Konon Terus Membesar di Ciamis

Dadang Hermansyah - detikNews
Sabtu, 07 Agu 2021 10:29 WIB
Batu unik di Ciamis yang kanon terus membesar
Foto: Dadang Hermansyah
Ciamis -

Di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ada sebuah batu unik yang konon bentuknya terus membesar hingga kini. Batu itu terletak di Makam Gunungsari, Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis.

Di lokasi itu terdapat makam Waliyullah Syekh H Abdul Wajah yang merupakan menantu dari Syeh Abdul Muhyi (Pamijahan-Tasikmalaya) dari Mataram. Dia salah seorang penyebar agama Islam di wilayah Imbanagara Galuh pada masa itu. Penerus dari Syekh Abdul Muhyi.

Sedikit sejarahnya, Syekh H Abdul Wajah lahir di Sukapura-Tasikmalaya, namun keturunan asli dari Galuh, yang awalnya bernama Raden Wajah. Sejak kecil sampai dewasa ia diasuh oleh Syeh Abdul Muhyi dan kemudian dinikahkan dengan putrinya Raden Ajeng Wajah.

Lokasi makam ini juga merupakan salah satu tempat Syekh Abdul Wajah bersemedi dan menyebarkan agama Islam. Dia kerap pulang pergi ke wilayah Sukapura dan Galuh dalam menyiarkan agama Islam dengan melintasi Sungai Citanduy.

Konon menurut cerita, Syekh Abdul Wajah meninggal dunia ketika selesai melaksanakan salat duha di bebatuan di Sungai Citanduy. Namun air sungai membawa jenazahnya hanyut. Nah, menurut cerita, muncul dua batu yang menolong Syekh Abdul Wajah.

"Jadi ada dua batu menyelamatkan Syekh Abdul Wajah supaya tidak hanyut dan bergerak sendiri membawanya ke pinggir sungai," ujar Darman (59), kuncen Makam Gunungsari.

Masih ada kisah keunikan dua batu tersebut. Darman, yang sejak kecil bersama kakek dan bapaknya, telah lama mengenal makam tersebut. Batu yang dulunya hanya sebesar ember ukuran sedang, kini terlihat membesar.

"Batu yang di depan gerbang itu tadinya di dalam, karena makam ditata jadi dipindahkan ke pintu depan kuburan. Dulu diangkat oleh tiga orang juga bisa. Sekarang lebih dari lima orang pun tidak bisa. Sejak tahun 70, seingat saya batu itu kecil. Tapi sekarang lebih besar dua kali lipat," tutur Darman.

Sedangkan batu yang satu lagi memiliki ukuran lebih kecil. Batu itu bukan hanya membesar tetapi juga melebar. Lokasinya berada disamping makam Syekh Abdul Wajah, tidak dipindahkan karena ukurannya saat itu masih kecil.

Simak juga 'Warga Tulungagung Temukan Sumur Kuno Diduga Era Majapahit':

[Gambas:Video 20detik]



(ern/ern)