Terlibat Tawuran, Pelajar SMK di Sukabumi Tewas Dibacok

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 06 Agu 2021 11:04 WIB
perkelahian antar anak sma
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Sukabumi -

Seorang pelajar SMK di Kabupaten Sukabumi tewas setelah terlibat tawuran di Gang Sawo, ruas Jalan Sukabumi - Bogor, sekitar pukul 21.00 WIB, Kamis (5/8) malam.

Informasi diperoleh, sejumlah warga sempat melihat kejadian tersebut. Menurut mereka situasi saat kejadian mencekam karena banyaknya pelajar yang terlibat dalam tawuran tersebut.

"Kejadiannya spontan pada ngumpul dari arah Cibadak bentrok di sini, pada bawa senjata waktu pas berantem teriak-teriak STM Texas, Texas. Tidak lama kemudian ada pihak korban datang lalu bubar sebentaran doang. Datang polisi senjata diamankan sama polisi, ada korban dibawa ke rumah sakit," kata Sobirin penjual buah-buahan di lokasi kejadian, Jumat (6/8/2021).

Menurut Sobirin dua SMK yang bertikai adalah musuh bebuyutan. Sebelum pandemi, dua sekolah tersebut kerap terlibat aksi tawuran di lokasi tersebut.

"Kejadian sebelum Corona sering banget katanya musuh bebuyutan, kejadiannya setiap saya lagi jualan malam," imbuh Sobirin.

Pantauan detikcom, masih ada tersisa ceceran darah di undakan tebing jalan ke arah Gang Sawo tepat di bantalan rel kereta api. Warga menceritakan, saat malam kejadian korban yang terluka bacok sempat dibopong oleh kawan-kawannya.

"Awalnya ada teriak di bawah, pas begitu berlari sudah pada lari semuanya ga ketahuan mukanya. Ada terakhir lagi ngebopong temannya yang luka, enggak tahu darimana mananya," kata Mamit Teguh, warga setempat.

Mamit mengatakan pelajar yang terlibat tawuran ada yang memakai seragam dan ada yang menggunakan pakaian bebas. Namun teriakan-teriakan asal SMK mereka masih terngiang di telinga warga.

"Ada yang (pakaian) bebas ada yang berseragam, yang malam kejadian katanya (korban) kelas 3 ada penjaga sekolahnya dari STM. Korban dibopong, saya kaget karena lihat darah banyak," lanjutnya. Ia mengatakan korban kemudian dibawa ke RSUD Sekarwangi, Cibadak.

Informasi dari sumber yang diperoleh, korban tewas diketahui bernama Abdul Muis (17) pelajar asal SMK DD. Selain korban tewas ada dua korban lainnya yang mengalami luka terkena bacokan.

Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila membenarkan kejadian tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait hal itu.

"Untuk saat ini jajaran Polsek Parungkuda di back up oleh Opsnal Polres Sukabumi sedang melakukan penyelidikan dan mencari keterangan untuk ungkap para pelaku," singkat Rizka.

Simak juga 'Dibubarkan Polisi, Tawuran di Makassar Pakai Bom Molotov-Anak Panah':

[Gambas:Video 20detik]



(sya/mud)